Mengenang 15 Tahun Tsunami, Warga Ziarah ke Kuburan Massal di Ulee Lheue Banda Aceh

Jamal Usis ยท Kamis, 26 Desember 2019 - 12:47 WIB
Mengenang 15 Tahun Tsunami, Warga Ziarah ke Kuburan Massal di Ulee Lheue Banda Aceh
Warga memenuhi kuburan massal korban tsunami di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Banda Aceh, Aceh, memperingati 15 tahun tsunami, Kamis (26/12/2019). (Foto: iNews/Jamal Usis)

BANDA ACEH, iNews.id – Mengenang 15 tahun tragedi tsunami, warga ramai berziarah ke kuburan massal di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/12/2019). Sejak pukul 06.00 WIB, kawasan ini sudah dipenuhi warga yang ingin mendoakan sanak saudaranya yang menjadi korban bencana itu.

Bersimpuh di atas ilalang, warga tampak khusyuk membaca Surat Yasin dan bermunajat. Di sela munajatnya, tetesan air mata terlihat membasahi wajah mereka, mengingat keluarga tercinta yang menjadi korban tsunami 15 tahun lalu.

Meski mereka tidak mengetahui di mana titik persis kuburan keluarganya, mereka meyakini jasad keluarga yang meninggal saat tsunami lalu dikuburkan di lokasi itu.

Maimunah Harahap misalnya. Perempuan ini sengaja datang dari Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), untuk berziarah ke kuburan massal di Ulee Lheue. Dia meyakini suami dan dua anaknya dimakamkan di sana.

Air matanya menetes saat mengingat tsunami yang merenggut keluarganya. Dia kembali mengenang saat-saat terakhir bersama mereka semasa hidup hingga akhirnya harus dipisahkan oleh maut.

“Yang meninggal suami dan dua anak saya. Suami saya bekerja sebagai PNS di Sabang. Trus dia ke Banda Aceh mau ke Pematangsiantar menjemput anak saya ke Pematangsiantar yang sedang liburan. Waktu lagi menunggu kapal di pelabuhan, tiba-tiba ada kejadian itu (tsunami),” kata Maimunah Harahap.

Warga memenuhi kuburan massal korban tsunami di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Banda Aceh, Aceh, memperingati 15 tahun tsunami, Kamis (26/12/2019). (Foto: iNews/Jamal Usis)
Warga memenuhi kuburan massal korban tsunami di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraksa, Banda Aceh, Aceh, memperingati 15 tahun tsunami, Kamis (26/12/2019). (Foto: iNews/Jamal Usis)

Nasib yang sama juga dirasakan Linda. Dia datang bersama anaknya berziarah di makam tersebut. Saat musibah tsunami terjadi, seluruh keluarga besarnya hilang. Hingga 15 tahun lamanya, dia belum juga menemukan di mana jasad ibu, ayah, dan anak-anaknya.

“Selain ke sini, kami juga sering ke kuburan massal lain, dulu ke Lhoknga, Lambaro. Tapi sekarang karena sudah jauh, kami ambil wilayah terdekat aja. Waktu tsunami, ayah, mama, anak satu, abang, adik laki-laki, mertua, kakak ipar, semua habis, yang sisa cuma kami,” kata Linda.

Ulee lheue menjadi salah satu tempat kuburan massal yang kerap diziarahi warga Banda Aceh saat memperingati tsunami. Banyak warga di wilayah Banda Aceh meyakini ada jenazah anggota keluarganya yang terkubur di sana.

Kuburan massal Ulee Lheue, Banda Aceh, terletak di Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraksa. Lokasi kuburan ini hanya berjarak sekitar 500 meter dari titik nol tsunami. Di sini, ada sekitar 14.264 jasad dimakamkan.


Editor : Maria Christina