Mayat Perempuan Dalam Plastik di Senggigi Lombok Barat Diperkirakan Berusia 17 Tahun

Harikasidi ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 15:38 WIB
Mayat Perempuan Dalam Plastik di Senggigi Lombok Barat Diperkirakan Berusia 17 Tahun
Tim Inafis Polres Lombok Barat menggelar olah TKP di lokasi penemuan mayat perempuan terbungkus plastik di wilayah Pantai Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Kamis (6/2/2020). (Foto: iNews/Muzakir)

MATARAM, iNews.id – Kasus penemuan mayat perempuan dalam kantong plastik di wilayah Pantai Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (6/2/2020), masih misterius. Polres Lombok Barat dibantu Polresta Mataram dan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, mayat tersebut telah diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara. Hasilnya, mayat tersebut dipastikan berjenis kelamin perempuan. Umurnya kurang lebih antara 17 sampai 20 tahun.

Kemudian di tubuh mayat ditemukan bekas jeratan di leher yang diduga menyebabkan kornan kehabisan napas. Selain itu, di wajahnya juga ditemukan luka robek dari dahi, pipi kanan dan pipi kiri, serta di mulut.

“Di perutnya juga ada luka jeratan. Mayat diperkirakan sudah tiga hari berada di lokasi,” kata Artanto, Jumat (14/2/2020).

Sejauh ini, polisi telah memeriksa delapan orang saksi terkait penemuan mayat tersebut. Mereka warga sekitar yang diduga mengetahui soal penemuan mayat. “Pemeriksaan delapan saksi yang berkaitan dengan sekitar lokasi TKP ini sebagai bahan penyelidikan anggota di lapangan,” kata.

Saat ini, polisi masih menemukan tantangan dalam penyidikan kasus mayat tersebut karena identitas korban belum diketahui. Polisi telah mengambil sampel DNA korban agar bisa dicocokkan dengan warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga.

“Sampai saat ini, kami sedang mencari identitas korban tersebut. Kami undang juga dari Pusinafis untuk memeriksa sidik jari korban. Selain itu, kami juga mengambil sampel DNA dari korban,” katanya.

Polisi juga membut pengumuman kepada masyarakat mengenai ciri-ciri mayat yang ditemukan dalam plastik di sekitar Senggigi. Jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, diharapkan segera melapor ke kepolisian terdekat.

“Memang kemarin ada yang melapor, namun ternyata setelah mereka memeriksa kondisi mayat, berbeda dengan anggota keluarga mereka yang hilang,” ujarnya.

Diketahui, mayat perempuan sebelumnya ditemukan dalam kantong plastik di kawasan Senggigi, Lombok Barat, pada Kamis (6/2/2020). Kondisi mayat sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Polisi juga menemukan semen di sekujur tubuh korban yang penuh luka. Diduga mayat tersebut korban pembunuhan dan akan dikubur dengan cara dicor oleh pelaku untuk menghilangkan jejak. Selain itu, bagian leher, perut hingga kemaluan diikat tali.


Editor : Maria Christina