Mantan Bupati Kapuas Hulu Ditahan usai Diperiksa karena Kasus Korupsi

Gusty Eddy ยท Senin, 04 November 2019 - 16:09 WIB
Mantan Bupati Kapuas Hulu Ditahan usai Diperiksa karena Kasus Korupsi
Mantan Bupati Kapuas Hulu periode 2005-2010, Abang Tambul Husin resmi ditahan Kejati Kalbar, Senin (4/11/2019). (Foto: iNews.id/Gusty Eddy).

PONTIANAK, iNews.id – Mantan Bupati Kapuas Hulu periode 2005-2010, Abang Tambul Husin resmi ditahan dalam tingkat penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (4/11/2019). Sebelumnya, di hari yang sama, tersangka mendatangi kantor untuk memenuhi panggilan pemeriksaan kasus korupsi.

"Hari ini dia diperiksa kurang lebih dua jam oleh penyidik tindak pidana korupsi, Kejakasaan Tinggi Kalimantan Barat,” kata Penkum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Pantja Edy Setiawan, Senin (4/11/2019).

Pantja mengatakan usai diperiksa, tersangka yang mengenakan kemeja lengan panjang warna biru tersebut, langsung digiring ke mobil tahanan menuju ke Rutan Jalan Sugai Raya Dalam Kota Pontianak untuk menjalani hukuman.

BACA JUGA: Mantan Bupati Kapuas Hulu Kalbar Jadi Tersangka Kasus Korupsi Tanah Rumah Dinas

Abang Tambul Husin sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan tanah seluas 21 hektare di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putusibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Tanah ini digunakan untuk pembangunan perumahan dinas jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Pembiayaan pengadaan tanah dan pembangunan perumahan ini bersumber dari APBD TA 2006. Dalam kasus ini, Negara dirugikan Rp1,6 miliar.

Sebelumnya dalam kasus ini, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat juga memeriksa beberapa orang yang terlibat. Di antaranya mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kapuas Hulu, Wan Mansor; mantan Camat Putussibau Utara, Mauluddin; dan mantan Kepala Kantor Pertanahan Kapuas Hulu, M Arifin.

Selain itu, penyedia jasa atau kontraktor, Daniel alias Ateng dan mantan Kepala Desa Pala Pulau, Antonius Gandi, dan RA Sungkalang juga diperiksa.


Editor : Umaya Khusniah