get app
inews
Aa Text
Read Next : BMKG: Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Mukomuko Bengkulu Akibat Sesar Bawah Laut

Mandi Balimau di Sungai, Tradisi Masyarakat Mukomuko Bengkulu Jelang Ramadhan

Selasa, 21 Maret 2023 - 18:17:00 WIB
Mandi Balimau di Sungai, Tradisi Masyarakat Mukomuko Bengkulu Jelang Ramadhan
Ilustrasi, Mandi Balimau sebagai simbol pembersihan diri dari kesalahan menjelang puasa Ramadhan. (Foto: Istimewa).

MUKOMUKO, iNews.id - Mandi Balimau di sejumlah sungai di Mukomuko merupakan tradisi masyarakat setempat menjelang Ramadhan. Mandi Balimau sebagai simbol pembersihan diri dari kesalahan menjelang puasa Ramadhan.

Bupati Mukomuko Sapuan mendukung warga melakukan tradisi daerah tersebut. Mandi Balimau, kata dia suatu tradisi, adat istiadat, budaya serta kearifan lokal masyarakat di daerah ini.

"Terus terang kami pemerintah daerah mendukung tradisi ini, kenapa tidak, paling tidak membersihkan diri kita karena hari esok menghadapi Ramadhan," ujar Sapuan di Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Selasa (21/3/2023).

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan Mandi Balimau di tempat terbuka, seperti sungai sebaiknya antara laki-laki dan perempuan dipisah tempatnya.

Namun, masyarakat di daerah ini, lanjut dia baik laki-laki maupun perempuan, bercampur bersama-sama Mandi Balimau di sungai di daerah ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko Widodo menilai Mandi Balimau memiliki niat dan pelajaran yang bagus supaya sebelum puasa membersihkan diri dengan cara Mandi Balimau.

Menurutnya, teknis di lapangan tidak memperhatikan norma tertentu atau bercampur-baur antara laki-laki dan perempuan di satu lokasi atau sungai.

"Bercampur antara laki-laki dan perempuan yang tidak bagus dilakukan maka ke depan harus diperbaiki, namun niat Mandi Balimau membersihkan diri sebelum puasa," katanya.

Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko Amri Kurniadi mengungkapkan, ada berbagai tradisi masyarakat menjelang Ramadhan, yaitu Mandi Balimau, doa masuk puasa, ziarah kubur dan mengantar limau kepada mertua.

Dia menyampaikan, sampai sekarang berbagai tradisi menjelang Ramadhan masih dipertahankan masyarakat, namun saat ini jumlah warga di daerah ini, terutama di Kecamatan Kota Mukomuko yang melakukan tradisi ini, tidak sebanyak pada masa lampau.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut