Mabuk dan Serang Polisi Pakai Sajam, Warga Barito Timur Tewas Ditembak

Antara ยท Senin, 14 Januari 2019 - 17:11 WIB
Mabuk dan Serang Polisi Pakai Sajam, Warga Barito Timur Tewas Ditembak
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

BARITO TIMUR, iNews.id – Seorang warga berinisial LL (27) tewas ditembak polisi. Korban diduga melakukan percobaan menyerang dengan senjata tajam kepada anggota yang sedang bertugas di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kasat Reskrim Barito Timur AKP Andika Rama membenarkan kejadian tersebut. "Iya betul. Ada anggota diserang dengan senjata," kata Andika Rama, Senin (14/1/2019).

Dia menjelaskan, kronologi berawal saat anggota piket menerima informasi keributan di warung kopi, Jalan serapat, Kelurahan Tamiang Layang, Minggu (13/1/2019) pukul 21.30 WIB. Petugas piket langsung menginformasikan kepada dua anggota yang sedang bertugas untuk datang ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Setiba di TKP, petugas mendapati empat orang dalam warung kopi tersebut. Tiga di antaranya dalam kondisi mabuk diduga akibat pengaruh alkohol. Anggota yang datang kemudian dihadang seorang di antara mereka. Pelaku yang tak mengenakan baju menenteng dua senjata tajam di tangan kanan dan kirinya, jenis sangkur serta pisau badik. Belakangan diketahui, lelaki itu berinisial LL dan menantang anggota untuk berkelahi.

Petugas pun mengeluarkan tembakan peringatan pertama ke udara serta meminta pelaku meletakkan senjata tajam. Selanjutnya menyatakan identitas diri sebagai anggota Polres Barito Timur.

Ternyata pelaku tambah beringas hingga polisi kembali melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali. Anggota coba menenangkan pelaku agar meletakkan senjata tajamnya.

Pelaku yang kian beringas justru mengejar dan mengarahkan sajam ke anggota. Mencoba menghindar petugas terjatuh. Terdesak, anggota yang terjatuh menembak dua kali ke arah kaki pelaku sebanyak dua kali dari jarak dua meter.

Setelah terkena tembakan, pelaku terjatuh dan diamankan serta langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tamiang Layang untuk mendapat tindakan medis. Setibanya di RS, pelaku dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya juga telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Desa Harara, Kecamatan Dusun Timur.


Editor : Donald Karouw