Mabuk Berat, Seorang Pria di Ambon Bacok Tetangga

Antara ยท Senin, 06 Januari 2020 - 17:56 WIB
Mabuk Berat, Seorang Pria di Ambon Bacok Tetangga
Ilustrasi Pembacokan (Dokumen/iNews)

AMBON, iNews.id - Jajaran Polresta Pulau Ambon dan PP Lease menciduk seorang pria yang nekat membacoki tetangganya. Pelaku diketahui bernama Aris alias HM. Dia ditangkap karena nekat membacoki tetangganya sendiri berinisial UL (35).

"HM kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan penyidik guna menjalani pemeriksaan sekaligus menyelidiki apa motifnya membacok korban," kata Kasubag Humas Polresta setempat, Iptu Julkisno Kaisupy di Ambon, Senin (6/1/2020).

Julkisno menambahkan, insiden pembacokan ini terjadi pada Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 13:00 WIT di Ongkoliong, Negeri Batu Merah tepatnya di kos-kosan milik Wais Upuolat.

Saat itu, korban berdiri di kamar indekosnya. Tiba-tiba pelaku keluar dari kamar kosanya sambil membawa parang. Lantaran curiga, korban pun bertanya ke pelaku.

BACA JUGA: Ibu Hamil dan Keluarganya Jadi Korban Pembacokan di Palembang

"Aris, parang itu untuk apa?" kata Julkisno menirukan ucapan korban.

Namun, kata Julkisno, pelaku malah menantan dan berteriak ke korban.

"Beta (saya) mau potong ose (kamu)" kata pelaku sembari mengayunkan parangnya.

Beruntung korba langsung menangkis parang itu dengan tangan kirinya. Korban juga berusaha merampas parang tersebut, sehingga saksi LD yg berada di lokasi langsung merampas dan mengamankan parang yang digunakan pelaku menyerang korban.

BACA JUGA: Ibu Mertua Sekda Lamongan Tewas Dibunuh, Saksi: Ada Luka Bacok di Punggung

Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis karena mengalami luka pada punggung dan tangan sebelah kiri. Setelah berobat, pelaku langsung membuat laporan ke polisi. Laporan itu diterima dan tertuang di laporan polisi nomor LP-B/01/I/2020/Maluku/Resta Ambon/Sek Sirimau, tanggal 05 Januari 2020.

Berbekal laporan itu, tutur Julkisno, pihaknya langsung menangkap pelaku. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa parang yang digunakan untuk menyerang korban.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto