Lansia di Pekanbaru Ternyata Tewas Dibunuh Menantu Perempuan, Ini Motifnya
RIAU, iNews.id – Misteri kematian Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau pada Rabu (29/4/2026) lalu, akhirnya terkuak. Korban ternyata dibunuh menantunya, AFT. Selain membunuh, AF juga menggasak perhiasan hingga uang dolar Singapura milik korban.
“Barang bukti berhasil kami amankan sebagian besar, khususnya barang-barang milik korban yang diambil oleh para pelaku, terdiri dari perhiasan emas berupa gelang, anting, cincin, kalung, pin, dan kotak perhiasan,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta, Minggu (3/5/2026).
Selain itu, lanjut dia, para pelaku pelaku mengambil dolar Singapura milik korban. “Uang tunai dolar Singapura, 7 lembar pecahan 100 dolar, lima lembar pecahan 50 dolar, dua lembar pecahan 10 dolar, 9 lembar pecahan 2 dolar, dan 1 lembar pecahan 5 dolar,” beber dia.
Dalam aksinya, AFT dibantu tiga orang masing-masing SL, EW, dan L (perempuan). Dari hasil penyelidikan, AFT adalah menantu korban sekaligus otak pelaku.
Polisi menyampaikan motif AFT tega membunuh korban dikarenakan sakit hati. Selain itu, motif lainnya pelaku ingin mengambil barang-barang berharga milik korban
“Motif pelaku adalah sakit hati dengan alasan saat menjadi menantu dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi korban. Ini pengakuan tersangka,” ungkapnya.
Editor: Kastolani Marzuki