Kronologi Pasien BPJS di Bandar Lampung Meninggal Versi RSUD Abdul Moeloek

Andres Afandi ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 12:06 WIB
Kronologi Pasien BPJS di Bandar Lampung Meninggal Versi RSUD Abdul Moeloek
Direktur Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung Dokter Pad Dilangga saat memberi keterangan soal pasien BPJS meninggal dalam penanganan. (Foto: iNews/Andres Afandi)

LAMPUNG, iNews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek memberi keterangan terkait pasien peserta BPJS yang meninggal dalam penanganan dan viral di media sosial. Mereka membantah adanya penelantaran karena telah memberikan tindakan medis terhadap pasien yang mengidap penyakit demam berdarah tersebut.

Direktur Pelayanan RSUD Abdul Moelok Bandar Lampung Dokter Pad Dilangga mengatakan, kronologi kejadian yakni pada Senin (10/2/2020) pukul 16.00 WIB pasien transfer ke Ruang Nuri dengan oksigen terpasang dan didampingi petugas.

Sesampai di ruang kamar Nuri, sudah ditunggu perawat yang menerimanya. Tetapi pasien mendadak kejang dan perawat segera melakukan tindakan.

“Ternyata keluarga pasien marah-marah, memegang dan memukul petugas serta mencabut selang oksigen yang masih terpasang di pasien, sehingga terganggulah proses penanganan ke gawat darurat yang mengakibatkan pasien tak tertolong dan terpaksa dinyatakan meninggal,” ujar Dokter Pad, Selasa (11/2/2020).

Dia mengungkapkan, pasien meninggal di depan kamar saat akan dipindahkan.

“Bisa terjadi seperti itu karena keadaan (kondisi pasien) yang sangat-sangat berat,” katanya.

Dokter Pad juga mengakui jika ada perusakan terhadap fasilitas rumah sakit oleh keluarga pasien.

“Perbuatan kurang baiklah, merusak,” ucapnya.

Sebelumnya, pasien BPJS atas nama Muhamad Rezki Mediansori (21), warga Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan  meninggal dunia di selasar RSUD Abdul Moeloek diduga lantaran tidak mendapat pelayanan maksimal. Detik-detik peristiwa meninggalnya pasien BPJS ini terekam video amatir warga dan viral di medsos.

Dalam video berdurasi 6.09 menit yang viral, memperlihatkan kepanikan keluarga yang kecewa dan marah atas buruknya pelayanan rumah sakit. Kedua orang tua korban berteriak histeris dan menangis lantaran kecewa karena anaknya tidak ditangani dengan baik saat dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek. Dalam kemarahannya, keluarga memukul perawat.

Diketahui, Muhamad Rezki Mediansori merupakan rujukan dari RSUD Bob Bazar Kalianda Lampung Selatan. Jenazah almarhum saat ini sudah dimakamkan di kampung halamannya.


Editor : Donald Karouw