KRI Tjiptadi-381 Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Yudha Bahar ยท Sabtu, 29 Agustus 2020 - 23:02 WIB
KRI Tjiptadi-381 Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara
Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam yang mencuri ikan di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Sabtu (29/8/2020).(Foto: iNews/Guskamla Koarmada I)

MEDAN, iNews.id - KRI Tjiptadi-381 BKO Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam yang mencuri ikan di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Sabtu (29/8/2020). Kapal diawaki sembilan orang berkewarganegaraan Vietnam itu sudah diamankan dan dikawal menuju Lanal Tarempa untuk pemeriksaan lanjutan.

Keberadaan kapal asing itu diketahui saat KRI Tjiptadi-381 BKO Guskamla Koarmada I beroperasi rutin di Perairan Natuna mendapatkan kontak radar dari kapal yang dicurigai melakukan aktivitas ilegal di laut. Pengejaran pun dilakukan. Personel berusaha untuk melakukan kontak radio, tetapi tidak diindahkan oleh kapal ikan asing tersebut.

Kapal asing tersebut malah berusaha melarikan diri keluar dari garis Landas Kontinen Indonesia. KRI Tjiptadi-381 BKO Guskamla Koarmada I kemudian melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan sehingga kapal itu berhasil diberhentikan. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen dan ABK kapal tersebut oleh Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) KRI Tjiptadi-381.

ABK Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam yang mencuri ikan di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Sabtu (29/8/2020).(Foto: iNews/Guskamla Koarmada I)
ABK Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam yang mencuri ikan di wilayah Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Sabtu (29/8/2020).(Foto: iNews/Guskamla Koarmada I)

Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K mengatakan, dari pemeriksaan awal, Kapal BV 93398 TS berbendera Vietnam itu diawaki sembilan orang berkewarganegaraan Vietnam. Kapal membawa muatan ikan campur sekitar setengah ton hasil dari aktivitas menangkap ikan secara ilegal di Perairan ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara.

"Untuk mendalami pelanggaran tersebut, KRI Tjiptadi-381 melakukan pengawalan dari lokasi penangkapan ke Pangkalan TNI AL terdekat, yakni Lanal Tarempa untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya dalam siaran pers.

Dia mengatakan, ini merupakan kapal asing asal Vietnam kedua dalam satu pekan terakhir ini yang diamanankan KRI Jajaran Koarmada I di Perairan Natuna Utara. Beberapa hari sebelumnya KRI Bung Tomo-357 juga berhasil menangkap KIA berbendera Vietnam.

Abdul Rasyid K menambahkan, seluruh ABK kapal berbendera Vietnam yang ditangkap akan diperiksa kesehatan sesuai protokol Covid-19 di Lanal Tarempa. Kapal yang digunakan beserta barang yang dibawa akan disterilkan dengan disemprot disinfektan.

"Kesembilan ABK akan diisolasi mandiri di kapal dengan pengawasan personel Lanal Tarempa sehingga dapat meyakinkan ABK tersebut tidak membawa wabah Covid-19 ke Anambas," katanya.

Koarmada I saat ini secara rutin melaksanakan Operasi Laut dengan melibatkan unsur laut dalam kendali taktis, salah satunya di Bawah Kendali Operasi (BKO) Komandan Guskamla Koarmada I. Selain beroperasi sebagai pengamanan wilayah perbatasan negara, Koarmada I juga mengamankan dari segala tindakan yang merugikan negara di laut.

Dia mengatakan, pimpinan TNI AL berkomitmen untuk memberantas tindak pidana di laut. Salah satunya pencurian ikan yang masih marak terjadi di wilayah perairan berbatasan dengan negara tetangga. Koarmada I rutin melakukan patroli baik melalui operasi laut, patrol udara maritim (patudmar) maupun operasi intelijen dengan menggunakan KRI ataupun pesawat udara.

"Koarmada I akan selalu hadir mengawasi perairan yurisdiksi nasional utamanya wilayah kerjanya termasuk di Laut Natuna Utara. Sebab, disinyalir sampai saat ini masih banyak didapati aktifitas illegal fishing oleh kapal ikan asing,” kata Pangkoarmada I.


Editor : Maria Christina