Korupsi Rp7,3 Miliar di Dinas Pendidikan Sumba Timur, Lima ASN Jadi Tersangka

Dionisius Umbu Ana Lodu · Rabu, 19 Mei 2021 - 02:25:00 WIB
Korupsi Rp7,3 Miliar di Dinas Pendidikan Sumba Timur, Lima ASN Jadi Tersangka
Lima ASN Pemkab Sumba Timur NTT ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan korupsi. (Foto: MPI)

SUMBA TIMUR, iNews.id - Lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan kabupaten setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur Okto Rikardo menyebut, penetapan tersangka sesuai keputusan penyidik kejaksaan. Mereka ditahan di rutan Polres Sumba Timur.

Berdasarkan hasil audit dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara (LHPKKN), dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan daerah di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur tahun anggaran 2019 ditemukan kerugian negara mencapai Rp7,3 miliar.

“Terhadap lima orang saksi yang sebelumnya telah kami mintai keterangannya, maka terhadap kelima orang saksi tersebut statusnya kini kami tetapkan sebagai tersangka. Kelima tersangka tersebut berinisial MMM, YRP, HP, AP, YW,” katanya saat jumpa pers, Selasa (18/5/2021) malam.

Rikardo mengatakan, para ASN ini melakukan penyelewengan anggaran pembayaran gaji dan tunjangan ASN di Disdik Sumba Timur. Modusnya pembayaran dilakukan untuk ASN yang sudah tidak berhak karena pensiun, meninggal dunia, mutasi, hingga sebab lainnya seperti dipecat tidak dengan hormat dan cuti di luar tanggungan negara.

"Selain itu juga ditemukan kekurangan pembayaran gaji tahun anggaran 2019 senilai Rp6,38 miliar yang mestinya merupakan hak para guru TK, SD dan SMP serta tenaga nonguru," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah