Korupsi Dana Desa Rp250 Juta, Oknum Kades dan Bendahara di Aceh Selatan Dipenjara

Ichdar Ifan ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 11:44 WIB
Korupsi Dana Desa Rp250 Juta, Oknum Kades dan Bendahara di Aceh Selatan Dipenjara
Oknum Kades dan Bendahara di Aceh Selatan yang dijebloskan ke penjara diduga korupsi dana desa. (Foto: iNews/Ichdar Ifan)

ACEH SELATAN, iNews.id – Oknum bendahara dan mantan kepala desa (kades) Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh dijebloskan ke penjara. Keduanya diduga menyelewengkan dana desa dengan total kerugian negara mencapai Rp250 juta.

Penahanan dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan cabang Bakongan setelah memeriksa kedua tersangka masing-masing kades berinisial MZ dan bendahara inisial MU secara maraton. Mereka langungg dipakaikan rompi merah dan bawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tapaktuan, Rabu (19/2/2020).

Kepala Kejari Aceh Selatan cabang Bakongan Rahmat Nurhidayat mengatakan, keduanya telah ditetapkan tersangka atas dugaan korups dana desa tahun anggaran 2016 saat masih menjabat. Modus tersangka yakni dengan melakukan penggelembungan anggaran (mark-up) terhadap sejumlah proyek pembangunan desa yang dibiayai Pemerintah pusat. Seperti pengadaan lapangan bola, pembuatan gapura desa, pengerjaan jalan dan saluran irigasi.

“Kami sebelumnya sudah koordinasi dengan inspektorat dan setelah audit investigas diperoleh penghitungan kerugian negara lebih dari Rp250 juta. Modusnya mark-up anggaran dan ada juga yang proyek fiktif,” ujar Rahmat.

Selain menahan kedua tersangka, Kejaksaan juga mengamankan uang Rp15 juta diduga hasil korupsi sebagai barang bukti. Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Tahun 2001 tentang Pemberantsan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw