Korban Tsunami Selat Sunda Bertambah Jadi 429 Orang dan 1.041 Terluka

Antara ยท Sabtu, 29 Desember 2018 - 14:30 WIB
Korban Tsunami Selat Sunda Bertambah Jadi 429 Orang dan 1.041 Terluka
Jam yang menunjukkan waktu kejadian tsunami berada di tengah puing reruntuhan bangunan di Desa Kunjir Lampung Selatan, Lampung, Jumat (29/12/2018). (Antara Foto/Ardiansyah)

PANDEGLANG, iNews.id – Jumlah korban jiwa akibat tsunami Selat Sunda terus bertambah. Sepekan usai bencana, korban meninggal tercatat menjadi 429 jiwa dari sebelumnya 420 orang.

"Kami yakin jumlah korban tsunami masih terus bertambah," kata Kepala Basarnas Provinsi Banten Zaenal di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Pandeglang, Sabtu (29/12/2018).

Jumlah korban tsunami yang meninggal dunia itu berdasarkan pendataan hingga pukul 13.00 WIB. Korban jiwa sebanyak 429 orang, luka-luka 1.041 orang dan hilang 16 orang. Terbagi atas 313 korban meninggal di Provinsi Banten dan 116 jiwa di Lampung.


Kebanyakan jumlah korban yang meninggal merupakan warga Kabupaten Pandeglang. Di antaranya, Pantai Panimbang sebanyak 74 orang, Pantai Carita 71 orang, Tanjung Lesung 56 orang, Sumur 45 orang, dan Labuan 17 orang.

Tim SAR gabungan hingga kini masih memfokuskan evakuasi pencarian di sekitar pesisir Pandeglang karena masih banyak korban tsunami yang belum ditemukan. "Kami berharap seluruh warga yang hilang itu bisa ditemukan dalam kondisi meninggal maupun hidup," ujarnya.

Menurutnya, tim SAR gabungan terus memaksimalkan evakuasi dan pencarian jenazah karena dipastikan jumlah korban yang hilang masih banyak. Apalagi, Pantai Sumur kondisinya rata dan juga bangunan ambruk tersapu gelombang tsunami. Bencana tsunami di Banten tidak terduga sehingga masyarakat tidak sempat menyelamatkan diri.

"Kami bekerja keras dengan tim gabungan untuk melakukan evakuasi dan pencarian jenazah, termasuk di pulau kecil itu," ucapnya.


Editor : Donald Karouw