Kontak Senjata dengan KKB di Papua, 10 TNI-Polri Gugur Sepanjang 2019

Antara ยท Minggu, 29 Desember 2019 - 08:22 WIB
 Kontak Senjata dengan KKB di Papua, 10 TNI-Polri Gugur Sepanjang 2019
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab saat meninjau anggota yang bertugas pengamanan. (Foto: dok iNews)

JAYAPURA, iNews.idPolda Papua mencatat ada sebanyak 23 kejadian kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terjadi di Polres Puncak Jaya, Jayawijaya, Mimika dan Polres Paniai selama tahun 2019. Dalam peristiwa itu, 10 anggota TNI-Polri gugur dan 10 warga sipil tewas akibat diserang KKB.

“Dari 10 aparat keamanan yang gugur, dua di antaranya merupakan anggota Polri,” ujar Waterpauw dalam refleksi akhir tahun di Jayapura, Sabtu (28/12/2019).

Menurutnya, masalah KKB ini menjadi perhatian Polda Papua karena banyak bermunculan wajah baru. Termasuk Egianus Kogoya yang mampu mengorganisir kelompoknya.

“KKB masih menjadi ancaman hingga menyebabkan ketakutan bagi masyarakat,” kata mantan Kapolda Sumut tersebut.

Menurutnya, situasi kamtibmas di Papua secara umum dapat teratasi sehingga cukup kondusif. Polda Papua akan meningkatkan sinergi dan keterpaduan dengan stakeholder dan para tokoh untuk menciptakan kamtibmas di wilayah hukumnya.

“Dengan keamanan ini, sehingga tentunya proses pembangunan dapat berlangsung dengan optimal dan kesejahteraan warga meningkat," ujarnya.

Waterpauw menegaskan, Polda Papua telah melaksanakan program prioritas Kapolri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Dia memprediksi, gangguan kamtibmas Tahun 2020 masih ada terkait mahasiswa eksodus yang belum kembali ke kota studi masing-masing. Kemudian agenda Pilkada dan PON tahun 2020.


Editor : Donald Karouw