KUPANG, iNews.id - Kondisi ibu dari balita kembar tewas mengenaskan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai membaik. Namun pihak keluarga belum memberitahu bahwa dua anaknya tewas dalam insiden pembunuhan tersebut.
Korban rencananya akan melangsungkan operasi akibat luka sayatan di bagian perut dan lehernya. Karena itu, keluarga belum berani memberi tahu tentang kematian Anggi Masus (5) dan Angga Masus (5).
Pembunuhan Balita Kembar di Kupang, Polisi Tunggu Hasil Labfor
"Meski sudah sadar, tapi kami belum bisa mengambil keterangan saksi. Karena masih butuh menjalani penanganan medis," kata KBO Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sudjana, kepada wartawan di Kota Kupang, NTT, Sabtu (7/9/2019).
Balita Kembar di Kupang Tewas Mengenaskan di Rumah, Ibu Korban Kritis
Polisi sementara ini masih menunggu hasil autopsi korban dan pemeriksaan di lapangan serta saksi-saksi lainnya. Bila kondisi ibu korban sudah pulih, pihaknya pasti akan memintai keterangan korban.
Ayah dari ibu bayi kembar, Emanuel Ano mengatakan, dia sempat bertanya kepada anaknya soal insiden di rumahnya tersebut. Namun, korban saat itu masih enggan menjawab.
"Saya tanya, kenapa bisa sampai luka-luka seperti ini. Dia hanya diam, mungkin belum bisa menjawabnya," ujar Emanuel.
Kedua balita kembar yang tewas saat ini sudah berada di kampung halaman ayahnya di Kelurahan Lelogama, Kabupaten Kupang. Keduanya segera dimakamkan begitu tiba di sana.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal