Kisah Pilu 6 Anak Yatim Piatu di Balikpapan Viral, Warga Berebut Ingin Adopsi

Mukmin Azis ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 14:30:00 WIB
Kisah Pilu 6 Anak Yatim Piatu di Balikpapan Viral, Warga Berebut Ingin Adopsi
Enam anak yatim piatu yang ditinggalkan ayah ibunya kini tinggal bersama sang nenek di Kota Balikpapan, Kaltim, Selasa (25/2/2020). (Foto: iNews/Mukmin Azis)

BALIKPAPAN, iNews.idKisah mengharukan enam anak bersaudara di Balikpapan, Kalimantan Timur yang menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal hampir bersamaan, mengundang simpati warga. Sejumlah warga yang iba berniat mengadopsi keenam anak itu.

Sejak kisahnya viral di media sosial, rumah yang ditinggali keenam anak itu di RT 20 kawasan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan terus didatangi warga.

Warga yang datang bukan saja dari Balikpapan, tapi juga dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur sepert Kota Samarinda, Kutai Kertanegara, dan Penajam Paser Utara.

Mereka yang datang memberikan sembako dan kebutuhan bayi kepada enam anak yang kini dirawat oleh kakek dan nenek mereka, Mustafa dan Wa Ode Rusdiana. Banyaknya bantuan yang datang sampai menumpuk di halaman rumah.

Selain memberi bantuan, sejumlah warga mengaku berniat mengadopsi keenam anak itu. Rata-rata mereka mengaku terenyuh dengan kondisi enam anak yang ditinggal pergi kedua orang tuanya itu sejak 23 Februari 2020 lalu.

Anak bungsu dari enam bersaudara itu, yaitu Syafayanti yang baru berusia 42 hari paling banyak diinginkan warga untuk mengadopsi.

Namun keinginan warga untuk mengadopsi enam anak itu, ditolak oleh kakek dan neneknya. Sang nenek, Wa Ode Rusdiana mengatakan, ibu enam anak ini sebelum meninggal berpesan agar jangan memisahkan keenam anak itu.

“Karena anak saya pernah berbicara, ‘Bilamana saya tidak ada, Mak, tolong anak saya jangan dikasihkan ke orang. Mamak saja yang piara,’” kata Wa Ode.

Wa Ode mengatakan tidak menolak segala kebaikan yang telah diberikan warga maupun pemerintah Kota Balikpapan untuk keenam cucunya itu.

Namun dia berharap, bantuan tersebut berupa bantuan dana untuk biaya sekolah keenam cucunya.

“Kalau seandainya mau ada bantuan, aku hanya minta bantu untuk uang sekolah saja. Kalau untuk makan bisa dicari,” kata Wa Ode.

Wa Ode Rusdiana, nenek dari enam anak yatim piatu di Balikpapan, Kaltim yang ditinggal pergi kedua orang tuanya, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews.id/Mukmin Azis)
Wa Ode Rusdiana, nenek dari enam anak yatim piatu di Balikpapan, Kaltim yang ditinggal pergi kedua orang tuanya, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews.id/Mukmin Azis)

Diberitakan sebelumnya, enam anak bersaudara di Balikpapan hidup telantar setelah ditinggal pergi kedua orang tuanya yang meninggal hampir bersamaan pada Minggu (23/2/2020). Sang ibu, Siti Hardyanti Ode (26) lebih dulu meninggal, lalu disusul sang ayah Yahya Hardani (33), enam jam kemudian.

Anak tertua bernama Ali Mardani, masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Anak kedua bernama Alika Mardani, pelajar kelas 1 SD. Kemudian anak ketiga bernama Alifa Alfira Mardani yang masih berusia enam tahun.

Tiga saudara mereka lainnya masing-masing Aldo Lilah Mardani berusia 4 tahun, Dira Naura Mardani berusia 2 tahun, dan si anak bungsu, seorang bayi bernama Syafayanti Bulan Mardani yang baru berusia 1 bulan 6 hari.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: