get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Pembacokan Kepala Kantor Pos Takalar oleh Anak Buah saat Pertahankan Uang BLT

Kesal, Kakek 83 Tahun Pengusaha Cuci Mobil di Pekanbaru Bacok Temannya

Senin, 07 Januari 2019 - 17:55:00 WIB
Kesal, Kakek 83 Tahun Pengusaha Cuci Mobil di Pekanbaru Bacok Temannya
Kapolsek Senapelan Kompol Agung Tri Adiyanto saat menunjukkan pelaku (kaos orangye) dan barang bukti parang. (Foto: iNews/Indra Yosserisal)

PEKANBARU, iNews.id – Seorang kakek 83 tahun di Pekanbaru, Riau, membacok temannya dengan parang hingga kritis. Aksi penganiayaan ini dilakukan pelaku lantaran kesal karena korban salah merekomendasikan orang untuk bekerja di tempat usaha cucian mobil miliknya.

Kapolsek Senapelan Kompol Agung Tri Adiyanto mengungkapkan, kronologi penganiayaan dengan senjata tajam berawal saat korban merasa kehilangan sejumlah peralatan cuci mobil miliknya berupa hidrolik dan vacuum cleaner. Barang itu diduga dicuri seorang pekerjanya yang baru masuk kerja atas rekomendasi korban bernama Anwir.

“Pelaku kesal kepada korban karena merekomendasikan orang bekerja di tempat usahanya, namun bar tiga hari sudah berhenti dan sejumlah alat usaha cuci mobil miliknya hilang,” kata Agung di Mapolrek Senapelan, Senin (7/1/2019).

Dia menceritakan, pelaku yang kesal lantas menemui korban Anwir dan langsung membacoknya dengan parang panjang sebanyak dua kali. Satu tebasan mengenai tangannya dan bacokan lainnya melukai kepala korban hingga kritis.

“Pelaku ME ini seorang residivis atas kasus yang sama. Dia juga pernah memiliki kasus menusuk leher orang dengan pisau,” ujarnya.

Saat ini, pelaku berserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Senapelan  untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut