Keroyok Polisi hingga Babak Belur dan Rampas Senjata, 4 Pemuda di Tangerang Ditangkap

Aimarani ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:23 WIB
Keroyok Polisi hingga Babak Belur dan Rampas Senjata, 4 Pemuda di Tangerang Ditangkap
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memaparkan kasus pengeroyokan polisi oleh lima pemuda pelaku balap liar di Mapolresta Tangerang, Banten, Kamis (6/8/2020). (Foto: iNews/Aimarrani)

TANGERANG, iNews.id – Lima pemuda pelaku balap liar nekat mengeroyok anggota polisi hingga babak belur di kawasan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Para pelaku yang dalam kondisi mabuk minuman keras (miras) juga merampas senjata api korban yang merupakan anggota Unit Reskrim Polsek Rajeg.

Usai menganiaya anggota polisi tersebut, kelimat pelaku kabur. Namun, empat dari lima pemuda akhirnya diamankan polisi dari kediamannya masing-masing, Kamis siang (6/8/2020). Keempatnya masing-masing berinisial MT, RB, MS, dan MY. Sementara seorang lagi berinisial RR masih dalam pengejaran polisi.

“Kejadiannya hari Minggu lalu jam 3 pagi,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Kamis (6/8/2020).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu berawal saat korban Bripda Muhammad Yunus melakukan patroli mobile. Melihat ada segerombolan pemuda yang akan aksi balapan liar di Jalan Raya Rajeg, Kabupaten Tangerang, korban yang berpatroli seorang diri mencoba mengimbau mereka untuk membubarkan diri karena tindakan mereka dinilai meresahkan masyarakat.

Kombes Pol Ade mengatakan, setelah ditegur polisi, belasan pemuda membubarkan diri. Namun, ada lima pemuda yang tetap asyik nongkrong tanpa menghiraukan imbauan yang disampaikan Bripda Muhammad Yunus.

Lantaran kelima pemuda itu tidak mau membubarkan diri, Bripda Muhammad Yunus akhirnya mengambil tindakan untuk mencabut kunci kontak sepeda motor mereka. Tujuannya agar kelimanya tidak sampai melakukan aksi balap liar.

“Ada dua kunci kontak yang dicabut dengan maksud para pemuda ini tidak melakukan balap liar,” katanya.

Namun, kelima pemuda itu tidak terima dengan tindakan yang dilakukan Bripda Muhammad Yunus. Kelimanya yang dalam kondisi mabuk minuman keras langsung melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban secara bersama-sama hingga korban babak belur.

Usai menganiaya korban, empat pelaku kemudian kabur dan membuang senjata laras panjang milik Bripda Muhammad Yunus yang sempat dirampas tak jauh dari lokasi kejadian. “Jadi senjata ini smpat direbut oleh sekelompok pemuda ini, kemudian ditinggal di sekitar TKP,” katanya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan para pelaku. Empat pelaku balap liar akhirnya ditangkap di rumah masing-masing usai melakukan aksi pengeroyokan. Sementara satu pelaku lagi, yakni RR, masih dalam pengejaran polisi.

“Empat pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Rajeg. Pelaku bakal dijerat dengan pasal pengeroyokan dan melawan petugas dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” kata Kapolresta Tangerang.


Editor : Maria Christina