Kerangka Tanpa Tengkorak di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam, Korban Dimutilasi

Febriyono Tamenk ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 18:15 WIB
Kerangka Tanpa Tengkorak di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam, Korban Dimutilasi
Petugas Polres Buton Selatan mengevakuasi kerangka tanpa kepala di tepi pantai. (Foto: iNews/Andi Ebha)

BUTON SELATAN, iNews.id - Kerangka manusia tanpa tengkorak terbungkus plastik di Pantai Sambalangi, Desa Tongali, Kecamatan Siompu, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (20/2/2020) diketahui warga negara Vietnam. Hal itu diketahui berdasarkan hasil autopsi tim dokter Rumah Sakit Bayangkara Kendari dan Universitas Haluoleo, Jumat (21/2/2020).

Tim dokter mendapati beberapa tanda kekerasan pada tulang korban. Dari hasil autops itu korban diduga dimutilasi pelaku dan mayatnya dibuang untuk menghilangkan jejak. Polisi kini masih berupaya mengungkap identitas korban.

Dokter ahli Forensik RS Bhayangkara Kendari, dr Kompol Mauludin mengatakan, korban diketahui merupakan warga negara asing asal Vietnam. Hal ini berdasarkan tanda dari baju yang dikenakan korban. “Korban dibunuh dan dimutilasi. Kami menemukan adanya bekas tanda kekerasan pada tulang leher korban yang umumnya terjadinya kasus mutilasi,” katanya.

Kompol Mauludin menduga kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dialami korban terjadi tiga bulan lalu sebelum mayatnya ditemukan. Untuk mengungkap identitas korban, kata dia, tim dokter forensik RS Bhayangka akan melakukan tes DNA.

Sebelumnya, penemuan kerangka tanpa kepala yang terbungkus plastik di tepi pantai menggegerkan warga Desa Tongali, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (20/2/2020).

Tulang manusia yang terbungkus dalam plastik tersebut ditemukan oleh nelayan di tepi pantai Pantai Sambalangi, Desa Tongali.

Penemuan tulang tersebut kontan membuat heboh warga desa dan melaporkannya ke Polsek Siompu. Polisi yang mengecek bungkusan plastik tersebut juga menemukan baju dan celana yang sudah hancur.


Editor : Kastolani Marzuki