Kepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Mataram NTB Diamuk Warga hingga Kritis

Antara ยท Sabtu, 21 September 2019 - 15:15 WIB
Kepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Mataram NTB Diamuk Warga hingga Kritis
Ilustrasi pencurian. (Foto: Istimewa).

MATARAM, iNews.id - Seorang pencuri di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), nyaris tewas diamuk massa. Pelaku kini masih dalam penanganan medis rumah sakit karena mengalami luka parah di bagian wajah dan sekujur tubuhnya.

Kapolsek Narmada, Kompol Kadek Supartha mengatakan, terduga pencuri tersebut kini masih dirawat di RSUD Kota Mataram. Kondisinya sudah sadarkan diri, namun belum bisa diproses hukum.

"Dia belum bisa bicara, karena semalam luka-lukanya habis diobati dan dijahit. Jadi sampai sekarang masih kita pantau kondisinya," kata Supartha saat dikonfirmasi wartawan di Kota Mataram, NTB, Sabtu (21/9/2019).

Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari di Desa Gerimax Indah, Kabupaten Lombok Barat. Ketika itu, pelaku diduga beraksi bersama komplotannya masuk ke rumah warga. Namun pemilik rumah memergoki aksi pelaku.

Saat itu, pencuri belum sempat mengambil barang yang menjadi targetnya, namun korban lebih dulu menangkap basah aksinya dan meneriaki pelaku. Ketika itu, sejumlah warga yang masih terjaga langsung mendatangi rumah korban.

"Jadi menurut keterangan saksi dan warga di sana, dia ini sudah sempat masuk pekarangan rumah korban, tapi keburu ketahuan," ujarnya.

Pelaku dikatakan memang sudah berupaya mencari celah dan kesempatan untuk kabur dari kejaran warga. Namun dia tidak dapat menembus pertahanan warga di sekelilingnya.

Lantaran tak berhasil lolos, pelaku jadi bulan-bulanan massa. Dia mengalami luka lebam di wajah dan sobek di kepala. Tubuh pelaku juga memar-memar akibat amukan warga di sana.

"Anggota yang terima laporan dari warga, langsung ke TKP. Jadi malam itu juga pelaku kita larikan ke rumah sakit, kondisinya pada saat itu memang sudah kritis (tidak sadarkan diri)," kata Supartha.

Saat diamankan, petugas mendapati sejumlah barang bukti yang menguatkan peranan pelaku sebagai pencuri. Polisi juga mengamankan sebilah parang, cukit dan senter dari tangan pelaku.

Dari informasi yang diterima polisi, pelaku beraksi tidak sendirian. Dia bekerja sama dengan komplotannya yang diduga sempat kabur saat aksi pelaku ketahuan pemilik rumah.

"Informasi itu belum jelas sebenarnya. Tapi kalau memang ada dugaan dia ini berkelompok, pastinya akan kita dalami," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal