Kepala Desa se-Kecamatan Narmada Lombok Dites Urine Mendadak di Tengah Raker

Muzakir ยท Jumat, 06 Desember 2019 - 16:59 WIB
Kepala Desa se-Kecamatan Narmada Lombok Dites Urine Mendadak di Tengah Raker
Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gde Sugianyar ikuti tes urine yang digelar pihaknya di tengah rapat kerja kepala desa se-Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Jumat (6/12/2019). (Foto: iNews/Muzakir)

LOMBOK BARAT, iNews.id – Kepala desa se-Kecamatan Narmada, Lombok Barat menjalani tes urine mendadak yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) Nusa Tenggara Barat saat rapat kerja. Tes urine itu dilaksanakan di Kantor Kecamatan Narmada, Jumat (6/12/2019).

Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gde Sugianyar mengatakan tes urine digelar untuk menjamin aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut bebas dari penyalahgunaan narkoba. Hal itu menurutnya sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018.

“Inpres tersebut menginstruksikan agar dilaksanakan upaya preventif untuk menciptakan ASN bebas dari penyalahgunaan narkoba. Hal ini dilakukan kepada semua ASN,” ucapnya saat memulai tes tersebut.

BACA JUGA: Kepala Desa Pucangrejo Madiun Ditangkap Polisi karena Konsumsi Sabu

Pihak BNNP mengakui menggelar tes urine itu di tengah rapat kerja perangkat desa se-Kecamatan Narmada agar semua kepala desa mengikutinya dalam satu waktu. Dan untuk mendorong semua perangkat ikut, Gde Sugianyar dan seluruh pegawai BNNP di situ ikut menjalani tes urine.

Dia memastikan hasil tes urine tersebut tak akan dipublikasikan secara luas. Hasilnya dari 77 peserta rapat tak ada satu pun yang terbukti mengonsumsi narkoba.

BACA JUGA: Oknum Kepala Desa di Serang Ditangkap saat Transaksi Narkoba

“Kami gelar tes bukan berarti di sini banyak, tapi memang untuk menciptakan lingkungan ASN yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kami tak mencari-cari kesalahan, tapi hal ini menandakan kesehatan kita semua,” katanya.

Sebelumnya pada 16 November 2019 lalu Kepala Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Erwin Satriawan ditangkap Polres Lombok Barat karena ketahuan mengonsumsi narkoba. Beberapa waktu sebelumnya warga mendemo yang bersangkutan karena diketahui sering mengonsumsi barang haram tersebut.


Editor : Rizal Bomantama