Keluarga Yakin Korban Gigitan Kobra Masih Hidup, Pemakaman Dibatalkan

Ade Sata ยท Selasa, 10 Juli 2018 - 17:12 WIB
Keluarga Yakin Korban Gigitan Kobra Masih Hidup, Pemakaman Dibatalkan
Keluarga yang belum yakin Rizki Ahmad meninggal masih berupaya memberikan pengobatan setelah korban digigit ular king kobra. (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Meskipun dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), telah menyatakan Rizki Ahmad (19) meninggal dunia akibat gigitan ular king kobra peliharaannya, keluarga masih belum yakin. Pemakaman akhirnya dibatalkan dan hingga Selasa (10/7/2018) siang, keluarga masih memberikan ritual adat dan pengobatan pada Rizki.

Keluarga menyatakan, masih akan menahan Rizki selama sepekan ini. Sejumlah paranormal pun berdatangan ke rumahnya, baik dari dalam maupun luar daerah untuk memberikan bantuan dan ritual adat penawar bisa ular yang masih berada di tubuh Rizki. Tubuh Rizki ditempatkan di atas tempat tidur kayu dan di bawahnya diletakkan kompor menyala.

Pantauan iNews, warga dan para tetangga juga masih berdatangan ke rumah korban di Jalan Danau Rangas Kecamatan Jekan Raya Palangkaraya. Mereka ingin melihat kondisi Rizki Ahmad setelah digigit ular king kobra peliharannya.

Menurut paman Rizki, saat ini kondisi tubuh keponakannya masih hangat dan lemah, meskipun detak jantungnya belum begitu terasa. Keluarga juga menilai kondisi Rizki masih segar dan tidak mengeluarkan bau, layaknya orang hidup. ”Badannya tidak ada mengeluarkan bau, kayak orang tidur, makanya kami yakin dia belum meninggal,” kata paman korban, Teri Mulyadi.

Dengan kondisinya seperti itu, pihak keluarga belum berencana memakamkan Rizki. Mereka masih akan menahan Rizki selama sepekan ini dan melihat perubahannya. Mereka tetap mengupayakan agar bisa ular king kobra di tubuhnya bisa dikeluarkan.

“Kami perkirakan satu minggu ini kami masih menahan dia. Kami tidak berani memakamkannya kecuali badannya kembali keras dan dingin. Kalau sekarang belum,” kata Teri.

Diberitakan sebelumnya, Rizki Ahmad digigit ular king kobra peliharannya sepanjang 3 meter. Peristiwa nahas itu terjadi saat dia menunjukkan kebolehan bermain ular di hadapan warga, ketika Car Free Day di Bundaran Besar Palangkaraya, Minggu (8/7/2018) lalu.

Korban yang sempat mengalami pusing dan lemah langsung dibawa rekannya ke IGD RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya. Dia menjalani rawat inap karena kondisinya koma. Pada Senin (9/7/2018), tepat pukul 08.30 WIB, dokter akhirnya menyatakan Rizki meninggal dunia. Kematiannya disebabkan toksin atau bisa ular yang masuk ke sistem peredaran darah sehingga menyebabkan gagal jantung dan napas.


Editor : Maria Christina