Kebakaran Pasar Mega Legenda Batam, Belasan Kios Hangus Dilahap Api
BATAM, iNews.id – Kebakaran menghanguskan belasan kios Pasar Mega Legenda di kawasan Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026). Kobaran api menghanguskan kios makanan dan gudang milik pedagang dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Asap hitam tebal membubung tinggi dan sempat mengagetkan warga sekitar Pasar Mega Legenda. Suara teriakan warga dan sirene mobil pemadam kebakaran saling bersahutan saat api dengan cepat melahap deretan kios di bagian depan pasar.
Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sebanyak enam unit mobil pemadam milik Pemko Batam dan BP Batam diturunkan, dibantu empat unit water canon milik Polda Kepri dan Polresta Barelang untuk menjinakkan api.
Api yang cepat menjalar dipicu oleh angin kencang serta banyaknya material mudah terbakar di lokasi. Kobaran tidak hanya menghanguskan bagian depan kios, tetapi juga meluas ke bagian belakang yang merupakan gudang dan rumah milik sejumlah pedagang.
Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrial mengatakan hingga saat ini penyebab kebakaran pasar masih dalam penyelidikan.
“Kebakaran terjadi di Pasar Mega Legenda, di sebelahnya ada kios-kios yang terbakar sekitar belasan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sempat terdengar suara ledakan yang diikuti percikan api dari salah satu kios yang menjual makanan siap saji. Warga dan pemilik kios sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran justru semakin membesar dan menjalar ke kios lainnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat kondisi angin dan padatnya material mudah terbakar. Api baru berhasil dikendalikan setelah sekitar 3 jam upaya pemadaman intensif.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Pasar Mega Legenda Batam tersebut. Namun, kerugian materiil akibat hangusnya belasan kios dan gudang pedagang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan pendataan jumlah kios terdampak serta menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Editor: Donald Karouw