Kebakaran Hutan di Dumai, Dinkes: Warga Mulai Terserang Penyakit

Sindonews, Banda Haruddin Tanjung ยท Kamis, 21 Februari 2019 - 15:45 WIB
Kebakaran Hutan di Dumai, Dinkes: Warga Mulai Terserang Penyakit
Warga di Dumai mulai terganggu dengan kabut asap. (Foto: Sindonews).

DUMAI, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai menyebut kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah mengganggu kesehatan masyarakat. Banyak warga di daerah tersebut yang terpapar penyakit karena menghirup udara tak sehat di sana.

Kepala Bidang Kesehatan Kota Dumai, Hafidz mengatakan, terjadi peningkatan pasien sudah terlihat sejak 13 Febuari 2019, saat Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai menetapkan status siaga karhutla.

"Karena memang sudah berdampak kepada kesehatan masyarakat," kata Hafidz kepada wartawan di Kota Dumai, Riau, Kamis (21/2/2019).

Penyakit akibat kabut asap pun mulai melonjak per 13 Februari tersebut. Jika biasanya hanya 200 kasus, yakni pasien yang mengeluhkan batuk, flu dan radang tenggorokan, pada tanggal tersebut naik hingga 2011 kasus.

Menurut dia, data tersebut merupakan hasil rekapitulasi di sejumlah puskesmas Kota Dumai selama sepekan terakhir. Hafidz meyakini, masih banyak warga yang mengeluhkan sakitnya, namun enggan memeriksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

"Kita juga melakukan penyuluhan tentang kabut asap ke warga. Jadi jika alami gejala sesak napas dan sakit tenggorokan segera memeriksakan diri'," ujar dia.

Hingga hari ini, upaya pemadaman dengan pengerahan ratusan personel gabungan dan masyarakat terus berlangsung. Status siaga kebakaran hutan ditetapkan Pemkot karena kasus kebakaran hutan sudah menyentuh pada level bahaya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal