Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng Meluas hingga 1.700 Hektare
PALANGKARAYA, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus meluas seiring dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Hingga Jumat (20/7/2018), luas lahan yang terbakar sudah mencapai 1.700 hektare (ha) lebih.
Kebakaran semula hanya mencapai 1.348 ha, namun kini menjadi 1.700 ha lebih. Lahan yang kondisinya gambut membuat upaya pemadaman terkendala. Meskipun api sudah padam, asap tebal terus keluar dari lahan yang terbakar.
Kebakaran terparah terdapat di Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas, Kalteng. Dari pantauan udara terlihat kepulan asap tebal membubung tinggi di lahan milik masyarakat merembet hingga ke areal perkebunan kelapa sawit milik sebuah perusahaan. Kebakaran ini terjadi sejak 10 hari terakhir. Kini lahan yang terbakar sudah mencapai 511 ha.
Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalteng bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api terus melakukan upaya pemadaman. Meskipun api telah padam, asap terus keluar dari lahan yang terbakar.
Komandan Satgas Karhutla Provinsi Kalteng Kolonel Inf Harnoto memaparkan, pihaknya kini tengah menyelidiki pelaku melakukan pembakaran hingga merembet ke areal perkebunan kelapa sawit. “Kami sudah sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui pelaku pembakaran huan dan lahan,” kata Harnoto.
Kebakaran lahan di Kalteng diperkirakan terus berlangsung mengingat musim kemarau masih terjadi hingga bulan Oktober mendatang. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak meluas dan berdampak pada asap yang mengganggu kesehatan.
Editor: Maria Christina