Kebakaran di Kotabaru, Kapolres: Asal Api Sudah Diketahui, Penyebab Masih Diselidiki

Antara ยท Minggu, 24 November 2019 - 16:47 WIB
Kebakaran di Kotabaru, Kapolres: Asal Api Sudah Diketahui, Penyebab Masih Diselidiki
Kebakaran hebat yang terjadi di Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (23/11/2019). (Foto: iNews/Deny M Yunus)

BANJARMASIN, iNews.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan unit bangunan rumah di Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tadi malam. Namun asal api sudah diketahui yakni dari rumah seorang warga berinisial R.

"Untuk asal api sudah kami ketahui dari rumah warga berinisial R dan tempat kejadian sudah kami pasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan," kata Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan di Kotabaru, Minggu (24/11/2019).

Sementara untuk penyebab kebakaran, Andi mengatakan masih dalam penyelidikan polisi. Dia menambahkan tidak ada laporan korban jiwa dalam kebakaran hebat ini.

“Hanya kerugian materil yang dialami warga setempat dan belum bisa diperkirakan berapa besar kerugian dari peristiwa tersebut,” katanya.

Terkait dengan perlu tidaknya mendatangkan Tim Labfor Surabaya, Andi mengaku masih menunggu perkembangan penyelidikan di lapangan.

Dari data yang dipaparkan Andi, kebakaran terjadi Minggu (24/11/2019) dini hari, sekitar pukul 00.30 WITA. Menurutnya, ada 200 unit bangunan rumah yang terbakar dan sekitar 700 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Saat ini polisi bersama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, PT Silo dan PT Johnlin serta lainnya telah turun ke lapangan untuk memberikan bantuan.

Sebelumnya kebakaran melanda RT 1, RT 3 dan RT 4 Desa Sungai Bali, Kecamatan Bumi Sari Natar Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, tadi malam. Api baru dapat dipadamkan beberapa jam kemudian.

Usaha pemadaman kebakaran terkendala minimnya alat pemadam kebakaran yang ada dan juga hembusan angin yang kuat. Upaya mendatangkan bantuan pemadam kebakaran dari ibu kota kabupaten di Pulau Laut sempat mengalami kendala. Selain harus menyeberangi selat dengan jarak tempuh sekitar satu jam, cuaca juga tidak bersabahat malam itu.


Editor : Umaya Khusniah