get app
inews
Aa Text
Read Next : Mediasi Kasus Siswa Keroyok Guru di Tanjab Timur Jambi Buntu, Ini Tuntutan Siswa

Kasus Pengeroyokan Memanas, Guru dan Siswa SMK Tanjab Timur Saling Lapor! 

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:27:00 WIB
Kasus Pengeroyokan Memanas, Guru dan Siswa SMK Tanjab Timur Saling Lapor! 
Tangkapan layar guru di SMKN 3 Kabupaten Tanjungjabung Timur dikeroyok siswa. (Foto: iNews)

TANJUNG JABUNG TIMUR, iNews.id – Kasus dugaan kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kian meruncing.

Buntut dari video viral pengeroyokan terhadap seorang guru, kini kedua belah pihak—baik guru maupun siswa saling lapor ke pihak kepolisian.

Kasus yang semula terjadi di lingkungan sekolah kini melebar menjadi ranah hukum setelah upaya mediasi yang dilakukan Polres Tanjung Jabung Timur menemui jalan buntu.

Muhammad Lutfi Padilah, seorang siswa kelas dua SMKN 3 Berbak, mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru Bahasa Inggris berinisial AS. 

Menurut Lutfi, kejadian bermula saat dirinya berupaya menenangkan suasana kelas yang sedang gaduh.

Namun, alih-alih diapresiasi, Lutfi mengaku justru mendapatkan perlakuan kasar.

Lutfi mengaku ditampar oleh guru tersebut. Selain itu, ucapan dari sang guru yang menghina kondisi ekonomi orang tuanya.

Lutfi bahkan mengaku sempat dikejar oleh AS dengan membawa dua bilah senjata tajam jenis sabit.

Atas dasar kejadian ini, keluarga Lutfi telah melayangkan laporan resmi ke Polsek Berbak. 

"Kami tidak terima dengan perlakuan tersebut, apalagi sampai ada ancaman senjata tajam," ujar kakak siswa, Muhammad Ardi.

Di sisi lain, Agus Saputra (AS), guru yang terekam dalam video viral sedang dikeroyok, juga mencari keadilan. Ia melaporkan aksi pengeroyokan yang dialaminya ke Polda Jambi.

Pihak keluarga Agus menegaskan bahwa sang guru mengalami luka fisik serius dan trauma psikis yang mendalam akibat serangan sejumlah siswa di lingkungan sekolah. 

"Hasil visum sudah ada. Adik saya mengalami luka-luka dan sekarang trauma. Kami sudah laporkan ini ke Polda Jambi," kata Nasir, kakak kandung sang guru.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut