Kasus DBD di Timor Tengah Selatan NTT Meningkat 2 Kali Lipat

Sefnat Besie ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 08:55:00 WIB
Kasus DBD di Timor Tengah Selatan NTT Meningkat 2 Kali Lipat
Pasien DBD dirawat di RSUD Kota Soe. (Foto: iNews/Sefnat Besie).

SOE, iNews - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat. Bila data sebelumnya hanya 15 kasus, kini meningkat dua kali lipat menjadi 37 kasus.

Bukan cuma warga, DBD juga menyerang satu orang dokter lagi. Dengan begini, sudah tiga orang tenaga medis yang menderita DBD, dan dirawat di RSUD Kota Soe.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Irine Ate mengatakan, sejak awal Januari hingga saat ini penderita DBD yang dirawat mencapai 37 pasien. Jumlah ini melonjak dari data sebelumnya yakni 15 pasien.

"Untuk saat ini masih dirawat ada delapan pasien di rumah sakit,” kata Irene di RSUD Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, Rabu (23/1/2019).

Menurut dia, penyebaran kasus DBD terjadi hampir merata di daerah tersebut. Namun, ada beberapa kecamatan yang dinilai paling banyak menyumbangkan pasien di rumah sakit. Antara lain, Kota Soe, Batuputih, Amanuban Barat, Mollo Utara, Amanuban Timur, Amanatun Selatan, Kie, Mollo Tengah dan Mollo Barat.

Upaya pemerintah daerah (pemda) melalui dinas kesehatan untuk mengantisipasi wabah DBD, kata dia, dengan melakukan pemantauan di lapangan. Petugas mengimbau warga menjaga lingkungan bersih.

"Menguras bak air mandi rumah, bakti sosial, pembagian abatesasi, juga mengubur kaleng-kaleng kosong yang menjadi tempat atau sarang jentik nyamuk," ujar Irine.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal