Kasus Covid-19 di Sumba Timur Naik Tajam, RSUD URM Setop Layanan Rawat Inap Anak

Dionisius Umbu Ana Lodu · Sabtu, 24 April 2021 - 23:07:00 WIB
Kasus Covid-19 di Sumba Timur Naik Tajam, RSUD URM Setop Layanan Rawat Inap Anak
RSUD Umbu Rara Meha, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT. (Foto: iNews/Dionisius Umbu Ana Lodu)

SUMBA TIMUR, iNews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha (URM) Kota Waingapu mengambil langkah antisipatif menyusul kasus positif Covid-19 yang terus meningkat di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Terhitung mulai Selasa (27/4/2021) nanti, fasilitas kesehatan terbesar di Pulau Sumba itu, tidak lagi akan menerima pasien rawat inap anak.

Informasi itu kini telah mulai disebarkan ke masyarakat dan via media sosial. Direktur RSUD URM Lely Harakai mengatakan, kendati tidak melayani pasien rawat inap anak, RSUD URM tetap akan menerima pasien anak yang memerlukan perawatan ruangan intensif seperti NICU dan PICU. 

"Layanan untuk pasien rawat inap anak itu dihentikan," kata Lely Harakai, ketika dihubungi, Sabtu (24/4/2021) malam tadi.

Terbatasnya ruang isolasi Covid-19 di RSUD URM itu juga membuat ruangan penyakit dalam, paru, saraf dan anak akan difungsikan sebagai bangsal isolasi covid. Kondisi inilah yang menjadi alasan RSUD URM tidak lagi  menerima pasien penyakit dalam, paru dan saraf.

Rumah sakit terbesar dan terlengkap di Pulau Sumba itu tetap memberikan pelayanan poli seperti biasanya. Namun demikian, untuk pasien yang membutuhkan pelayanan CT scan atau laboratorium lengkap bisa dirujuk ke RSUD.

"Namun, pasien akan tetap dikembalikan lagi ke fasilitas kesehatan yang merujuk," katanya.

Data yang dipublikasi Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid -19 Sumba Timur menyebutkan, hingga Sabtu (24/4/2021), pukul 19.00 WITA, tercatat kasus Covid-19 sebanyak 1.049. Dari jumlah itu, hingga kini yang masih jalani perawatan di ruang isolasi terpusat maupun mandiri mencapai 311 orang. 

Sejak menjadi daerah terpapar Covid-19, telah terjadi 33 kasus meninggal dunia. Sebanyak 311 warga yang terpapar Covid-19 tersebar di delapan kecamatan di Sumba Timur. Kecamatan Kambera serta Kota Waingapu menjadi wilayah yang paling tinggi sebarannya.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: