Kapolsek Mowewe Disidang Propam Polda Sultra karena Hamili Ibu 5 Anak

Febriyono Tamenk ยท Kamis, 14 Mei 2020 - 12:30:00 WIB
Kapolsek Mowewe Disidang Propam Polda Sultra karena Hamili Ibu 5 Anak
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan menjelaskan perkara asusila yang menjerat seorang oknum kapolsek di jajaran Polda Sultra, Kamis (14/5/2020). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id – Seorang oknum kepala kepolisian sektor (kapolsek) di jajaran Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial BT, disidang oleh Propam karena diduga menghamili ibu lima anak. Kapolsek Mowewe berpangkat Iptu itu sebelumnya dilaporkan karena tidak mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari pantauan iNews, seorang perempuan mendatangi Propam Polda Sultra sambil menggendong seorang bayi perempuan yang masih berumur empat bulan, Kamis (14/5/2020). Perempuan berinial NR (34), warga Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur itu juga tampak ditemani sang adik.

Kedatangan ibu beranak lima ini ke Propam Polda Sultra untuk mengikuti sidang lanjutan Iptu BT. NR sebelumnya melaporkan Iptu BT atas kasus dugaan tindakan asusila.

Menurut NR, dari hubungan asmaranya dengan sang kapolsek, dia hamil dan dijanjikan akan dinikahi. Namun, hingga melahirkan, BT tak juga menunjukkan iktikad baik dan tak kunjung menepati janji.

Padahal, NR yang telah memiliki lima orang anak ini sebelumnya telah bersuami. Karena kapolsek itu berjanji untuk menikahinya, NR bahkan nekat menceraikan sang suami.

NR yang kecewa akhirnya memutuskan untuk melaporkan BT ke Propam Polda Sultra. Dia meminta BT bertanggung jawab atas buah hati mereka yang telah berusia empat bulan.

“Saya menuntut tanggung jawab terhadap Bapak BT,” ujar NR.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, Propam Polda Sultra telah memanggil Iptu BT. Propam Polda Sultra menggelar sidang kode etik secara tertutup atas dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh sang kapolsek,

Hari ini, oknum kapolsek yang dilaporkan tampak hadir dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di ruang sidang Propam Polda Sultra itu.

“Hari ini sidang lanjutan dan hari ini akan ada putusan. Jadi, ini perkara asusila, Kapolsek Mowewe dilaporkan karena menghamili istri orang lain,” katanya Ferry Walintukan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, terlapor telah mengakui perbuatannya. Sementara untuk status anak yang diduga hasil hubungan gelap dengan NR, terlapor masih menunggu hasil tes DNA. Jika hasilnya keluar, maka BT wajib menafkahi anak dan perempuan itu.

Editor : Maria Christina