Kapal Wahyu Ilahi Berpenumpang 13 Orang Hilang di Perairan Flores

Antara ยท Sabtu, 01 September 2018 - 19:01 WIB
Kapal Wahyu Ilahi Berpenumpang 13 Orang Hilang di Perairan Flores
Ilustrasi pencarian kapal hilang. (Foto: Dok/iNews.id)

KUPANG, iNews.id – Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi hilang dalam pelayaran dari Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kapal yang ditumpangi 13 orang  dan membawa muatan hewan itu berangkat dari Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo, pada Jumat (30/8/2018).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Maumere, I Putu Sudayana mengatakan, Tim SAR sedang melakukan upaya pencarian terhadap KLM Wahyu Ilahi yang diduga hilang di perairan Flores. Namun, tim belum belum menemukannya.

“Kami belum dapat memastikan di mana posisi kapal itu berada karena wilayah perairan Flores sangat luas,” kata I Putu Sudayana, Sabtu (1/9/2018).

Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari pemilik kapal KLM Wahyu Ilahi, Muhammad Nur, posisi terakhir kapal itu berada di Dermaga Maropokot, Kabupaten Nagekeo, Flores, Jumat (30/8/2018). KLM Wahyu Ilahi berangkat dari Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo pada Jumat (30/8/2018) pukul 02.00 Wita.

“Setelah berangkat tidak ada kontak lagi yang dilakukan nakhoda kapal sehingga tidak diketahui posisi kapal terakhir di mana,” ujar Putu.

Dia menyebutkan, kapal Motor Wahyu Ilahi 02 GT 66 itu ditumpangi 13 orang yang terdiri atas delapan anak buah kapal (ABK), termasuk nakhoda dan lima orang penumpang. Kapal juga bermuatan hewan yang hendak dibawa ke Jeneponto, Sulsel.

Putu menjelaskan, upaya pencarian terhadap kapal yang ditumpangi 13 orang itu melibatkan Tim SAR Gabungan seperti dari  TNI Angkatan Laut (AL), Angkatan Darat (AD), Polair, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun potensi SAR lainnya di Pulau Flores.


Editor : Maria Christina