get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapal Tenggelam Tabrak Tower di Bangkalan, 19 ABK Terombang-ambing di Laut

Kapal Nelayan Terbakar di Pulau Sanghyang Pandeglang, 1 Tewas 2 Hilang

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:48:00 WIB
Kapal Nelayan Terbakar di Pulau Sanghyang Pandeglang, 1 Tewas 2 Hilang
Kapal nelayan Inti Marina 7 terbakar hebat di perairan Pulau Sanghyang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (19/2/2026). Satu orang tewas dan dua hilang dalam kejadian itu. (Foto: iNews)

PANDEGLANG, iNews.id - Kapal Motor (KM) Inti Marina 7 yang mengangkut puluhan nelayan terbakar hebat di perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Sanghyang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (19/2/2026).

Kejadian itu mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya hilang. Sedangkan puluhan koran lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan lompat ke laut.

Dari total 31 nelayan yang berada di atas kapal, 28 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara satu orang ditemukan meninggal dunia dan dua lainnya dinyatakan hilang.

Kapal yang dinakhodai oleh Mugrianto ini awalnya bertolak dari Muara Bambu, Jakarta, menuju perairan Panaitan untuk mencari ikan. Namun, saat melintasi perairan Pulau Sanghyang, api tiba-tiba muncul dari bagian mesin. "Kejadiannya mendadak. Api muncul dari mesin dan langsung cepat menjalar ke seluruh bagian kapal," ujar Mugrianto.

Kondisi api yang membesar dengan cepat memicu kepanikan luar biasa. Lantaran tidak ada waktu untuk memadamkan api, para nelayan terpaksa terjun ke laut untuk menghindari kobaran api yang menghanguskan seluruh badan kapal.

Tim gabungan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten, Basarnas, serta Polairud Polda Banten segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Sebanyak 28 korban selamat langsung dievakuasi menuju Dermaga Lanal Banten untuk mendapatkan perawatan medis.

Sayangnya, satu orang nelayan ditemukan petugas sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk mencari dua nelayan lainnya yang masih hilang di tengah lautan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut