Kapal Nelayan Asal China yang Disita Negara Tenggelam di Perairan Pulau Semau NTT

Antara ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 11:40 WIB
Kapal Nelayan Asal China yang Disita Negara Tenggelam di Perairan Pulau Semau NTT
Kapal nelayan asal China Fu Yuan Yu 831 berbendera Timor Leste yang ditangkap petugas Stasiun PSKDP Kupang karena mecuri ikan pada ZEE Indonesia di wilayah perbatasan dengan negara Timor Leste, pada akhir November 2017 lalu. (Foto: Dok Antara)

KUPANG, iNews.id – Kapal nelayan asing asal China yang disita negara karena mencuri ikan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, tenggelam di sekitar Perairan Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal Fu Yuan Yu 831 itu diduga tenggelam karena kemasukan air.

“Kapal sitaan negara dan diamankan di sekitar Pulau Semau sejak 2017. Sekitar Desember 2019 mulai kemasukan air hingga saat ini tenggelam,” kata Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang, Mubarak di Kupang, Jumat (17/1/2020).

Dia menduga kapal bertonase 598 GT itu tenggelam akibat kondisi plat kapal yang mengalami penipisan dan keropos. Akibatnya, air laut mulai masuk ke dalam kapal. Kapal besi seyogyanya harus di-docking setiap tahun untuk mengganti plat yang sudah keropos.

“Kondisi ini ditambah lagi dengan cuaca musim barat dan hujan sehingga bisa menyebabkan kapal tenggelam,” katanya.

 

BACA JUGA:

Kapal Tol Laut KM Shimpo 16 Pengangkut Semen dari Surabaya Tenggelam di Lembata NTT

Kapal Tenggelam di Perairan Bipolo Kupang NTT, 4 Penumpang Selamat dan 2 Hilang

 

Dia menjelaskan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang sebelumnya berencana melelang kapal tersebut setelah proses hukum selesai. Namun, Kementerian Kelautan dan Perikanan meminta agar dimanfaatkan. Kapal rencananya dijadikan museum dan dipindahkan ke Pangandaran, Pulau Jawa.

“Namun sampai saat ini belum dipindahkan dan dimanfaatkan hingga kapal tenggelam. Kami berkoordinasi dengan Kejaksaan maupun KSOP setempat untuk mengevakuasi bangkai kapal tersebut,” ujarnya.

Kapal China Fu Yuan YU 831 ditangkap petugas PSDKP Kupang pada akhir November 2017 saat mencuri ikan di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, di wilayah perbatasan negara dengan Timor Leste.

Dalam penangkapan kapal yang melaut dengan bendera Timor Leste itu, petugas berhasil mengamankan kapal bersama 21 awak beserta barang bukti 30 ton ikan.

Namun, hanya dua tersangka dalam kasus itu, yakni nakhoda kapal Weng Shi Yi dan kepala kamar mesin Li Zhaofeng. Keduanya diproses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Kupang. Berdasarkan putusan Hakim PN Kupang, kedua pelaku tidak divonis penjara. Mereka didenda Rp100 juta dan barang bukti berupa kapal disita negara.


Editor : Maria Christina