Kapal Feri KMP Salvatore Mati Mesin di Tengah Laut dalam Pelayaran ke Pelabuhan Merak

Antara ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 06:54 WIB
Kapal Feri KMP Salvatore Mati Mesin di Tengah Laut dalam Pelayaran ke Pelabuhan Merak
Penumpang Kapal Feri KMP Salvatore saat dievakuasi Basarnas. (Foto: Antara)

LAMPUNG, iNews.idKapal Feri KMP Salvatore mati mesin dalam pelayaran menuju Pelabuhan Merak, Banten dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (3/2/2020). Seluruh penumpang dievakuasi selamat usai kurang lebih lima jam kapal terombang-ambing di tengah laut.

Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syaifullahil Maslul mengatakan, posisi KMP Salvatore mati mesin berada dekat Pulau Panjurit, kurang lebih 2 mil dari Pelabuhan Bakauheni.

Kronologi kejadian bermula saat kapal yang membawa penumpang pejalan kaki 58 orang dan 41 kendaraan campuran bertolak ke Pelabuhan Merak dari dermaga III Pelabuhan Bakauheni pukul 17.17 WIB. Sekitar 20 menit kemudian usai berlayar perwira kapal KMP Salvatore melaporkan ke petugas ship traffic control (STC) Bakauheni jika kondisi kapal mereka dalam keadaan mati (black out).

"Pukul 17.37 WIB kami mendapat informasi dari perwira kapal KMP Salvatore jika terjadi black out. Jangkar dilepas agar kapal tidak terbawa arus atau hanyut," ujarnya, Senin (3/2/2020).

Selanjutnya pada pukul 20.30 WIB, perwira kapal melaporkan kembali ke petugas STC Bakauheni untuk dilakukan evakuasi penumpang karena mesin belum dapat dihidupkan.

Kemudian pukul 20.35 WIB, penanganan evakuasi dilakukan pihak ASDP dan Basarnas dengan menggunakan tugboat ASDP Merak dan kapal milik Basarnas.

"Semua penumpang KMP Salvatore selamat, korban jiwa nihil," kata Syaifullahil.

Dia menambahkan, evakuasi penumpang rampung pukul 22.20 WIB. Semua penumpang dibawa ke ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni.

"Evakuasi sudah selesai, tadi dilakukan tim Basarnas," ucapnya.

Menurutnya, langkah berikutnya pascaevakuasi penumpang, kru kapal berupaya menghidupkan kembali mesin KMP Salvatore untuk menjemput kembali penumpang di Pelabuhan Bakauheni. Kapal selanjutnya meneruskan perjalanan ke Pelabuhan Merak, Banten.


Editor : Donald Karouw