Kapal Bawa 7 Orang Pecah Lambung Dihantam Ombak Besar di Bengkalis
BENGKALIS, iNews.id - Kapal kayu KLM Prima Setia (GT.170) yang mengangkut sembako dan barang kelontong karam di perairan Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (23/1/2026). Kapal tersebut mengalami pecah lambung setelah dihantam ombak besar di tengah cuaca buruk.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, kapal tersebut membawah tujuh awak. Semuanya, kata dia berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Insiden bermula ketika kapal yang dinakhodai Kapten Wardi berangkat dari Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, menuju Selatpanjang, Kepulauan Meranti pada Kamis (22/1/2026) pukul 18.00 WIB.
Saat melintasi perairan Selat Morong, Kecamatan Rupat, sekitar pukul 21.00 WIB, kapal diterjang cuaca ekstrem. Angin kencang dan gelombang tinggi menghantam badan kapal hingga menyebabkan lambung bawah pecah.
"Nakhoda sempat berusaha meminta bantuan kepada petugas Angkatan Laut dan Basarnas melalui radio. Namun, karena mesin kapal mati total, komunikasi terputus dan kapal akhirnya terombang-ambing selama berjam-jam," ujar AKBP Fahrian, dikutip dari iNews Pekanbaru, Jumat (23/1/2026).
Kapal akhirnya terdampar di perairan Desa Sepahat pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi rusak parah, dengan dek dan lambung kapal terpisah akibat terjangan ombak.
Tujuh kru yang selamat terdiri dari Zainal, Herman Sabri, Rahmat Wahid, Mahadi, dan Candra sebagai anak buah kapal (ABK), serta Capt. Wardi sebagai nakhoda. Mereka kini menunggu jemputan dari pihak pengelola kapal.
Editor: Kurnia Illahi