Kabur dari Karantina, Pasien Positif Covid-19 Diamankan Satgas di Persawahan Lombok Tengah

Rizki Maulana ยท Jumat, 01 Mei 2020 - 21:28 WIB
Kabur dari Karantina, Pasien Positif Covid-19 Diamankan Satgas di Persawahan Lombok Tengah
Tim Satgas Covid-19 Lombok Tengah mengamankan LS, pasien positif Covid-19 yang kabur dari ruang karantina RSUD Praya, Lombok Tengah. (Foto: Dispenad).

JAKARTA, iNews.id – Seorang pasien positif Covid-19 nekat kabur dari tempat karantina di RSUD Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun dia akhirnya berhasil diamankan.

LS, pria berusia 50 tahun, diamankan Tim Satgas Covid-19 Lombok Tengah saat berada di persawahan Dusun Kangi, Lombok Tengah. Dia kini kembali dibawa ke rumah sakit untu menjalani perawatan.

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto menuturkan, LS kabur pada Selasa malam (28/4/2020). Hal ini diketahui berdasarkan laporan salah satu warga Dusun Selanglet ke anggota Koramil 1620-04 Praya Barat, Serka Ifan Suntoro.

“Dilaporkan, yang bersangkutan (LS) sedang berjalan dari Dusun Mentoko menuju Dusun Kangi,” kata Prastiwanto, Jumat (1/5/2020).

Berdasarkan laporan tersebut, pada Rabu (29/4/2020) pukul 07.30 Wita, LS berhasil diamankan Satgas Covid-19 beserta tim medis Puskesmas dan Babinsa Penujak. Ketika itu, LS sedang berjalan di persawahan Dusun Kangi.

Prastiwanto menuturkan, saat ini LS sudah dikembalikan Tim Satgas Covid-19 ke lokasi karantina di RSUD Praya dengan menggunakan ambulans serta sesuai protokol Covid-19 yang berlaku.

Menurutnya, keberhasilan mengamankan dan mengembalikan pasien berstatus positif Covid-19 ini, tidak lepas dari kepedulian warga untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sejak diinformasikan kabur, Satgas Covid-19 melakukan koordinasi secara hirarki untuk mencari, mengamankan dan mengembalikan LS,” ujar Prastiwanto.

Dia pun mengajak masyarakat menyadari siapa saja dapat terjangkit Covid-19. Karena itu, langkah pencegahan sangat penting. Terjangkit Covid-19 juga bukan aib.

Dia juga meminta agar masyarakat tidak menyalahartikan isolasi dan karantina yang merupakan bagian dari tindakan medis. Langkah tersebut merupakan upaya untuk mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita semua peduli dan selalu pedomani imbauan pemerintah serta petugas di lapangan dalam pencegahan penyebaran virus ini. Ketika kita semua sadar, disiplin diri, wabah pandemi Covid–19 ini akan segera berlalu,” ucap Prastiwanto.


Editor : Zen Teguh