Kebakaran Asrama TNI di Palangkaraya

Jenazah Kapten CPM Azan Supriyadi dan Putrinya Diterbangkan ke Bandung

Ade Sata ยท Sabtu, 05 Mei 2018 - 15:17:00 WIB
Jenazah Kapten CPM Azan Supriyadi dan Putrinya Diterbangkan ke Bandung
Kapenrem 102 Panju Panjung, Mayor Inf Mahsun Abadi. (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Korban meninggal dalam peristiwa kebakaran di Asrama Intel Jalan Tengkawang, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasi diidentifikasi. Korem 102 Palangkaraya memastikan, korban anggota TNI berpangkat kapten bersama anak perempuannya.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 102 Panju Panjung, Mayor Inf Mahsun Abadi mengatakan, kedua jenazah sudah dibawa menuju kampung kelahirannya di Bandung. Jenazah diberangkatkan melalui Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Sabtu (5/5/2018).

“Hasil identifikasi, korban meninggal yakni Kapten CPM (polisi militer) Azan Supriyadi dan anak perempuannya Najla Sari'ah,” kata Mahsun.

Pantauan iNews, rumah dinas yang terbakar tersebut telah dipasang garis polisi. Sejumlah keluarga korban tampak berusaha mengais puing-puing sisa kebakaran untuk mencari harta benda yang masih bisa diselamatkan.

“Untuk penyebab belum dapat dipastikan, semuanya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Diketahui, kebakaran yang menimpa salah satu rumah dinas di asrama TNI AD terjadi Jumat 4 Mei 2018, sekitar pukul 23.00 WIB. Para penghuni rumah di Asrama Intel panik saat melihat kobaran api membakar salah satu rumah.

Api dengan cepat menyebar karena sebagian besar material rumah dari kayu. Tiupan angin yang cukup kencang juga membuat si jago merah semakin berkobar membakar rumah.

Menurut seorang warga, api diduga muncul pertama kali dari bagian dapur. Dua penghuni rumah berhasil selamat, namun dua lainnya yang diketahui ayah dan anak terjebak dalam rumah yang terbakar. Seusai memadamkan api dan melakukan pendinginan, petugas pemadam kebakaran (damkar) menemukan dua jasad korban di tengah puing bangunan.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: