Istri di Lampung Selatan Bunuh Suami Dibantu Pria Selingkuhan, Motif Sakit Hati

Heri Fulistiawan ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 01:09 WIB
Istri di Lampung Selatan Bunuh Suami Dibantu Pria Selingkuhan, Motif Sakit Hati
Dua tersangka pembunuhan Endang dan Dedi ditangkap Satreskrim Polres Lampung Selatan, Rabu (19/2/2020).

LAMPUNG SELATAN, iNews.idPembunuhan sadistis yang menggemparkan warga Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Lampung Selatan akhirnya terungkap. Agus (42) yang ditemukan tewas di Desa Haduyang, Kecamatan Natar ternyata dibunuh istrinya dibantu pria selingkuhan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo mengatakan, otak intelektual pembunuhan terhadap Agus adalah istrinya, Endang (33) bersama selingkuhannya, Dedi (33).

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi, pelaku utamanya adalah istri korban sendiri,” katanya, Rabu (19/2/2020).

Menurut Kapolres, motif istri menghabisi suaminya karena persoalan keluarga. Tersangka Endang mengaku sakit hati karena sering dibentak suami. “Selain itu, tersangka juga telah lama menjalin hubungan gelap dengan Dedi. Selain kecewa terhadap suami, tersangka Endang ini juga berencana akan berumah tangga dengan selingkuhannya tersebut,” ungkapnya.

Kapolres menuturkan, tersangka Endang sudah menyusun rencana dua bulan sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Tersangka menyuruh Dedi, pria selingkuhannya untuk mengadukan kepada Agus bahwa dirinya berselingkuh dengan pria berinisial K.

Dari informasi itu, Dedi mengajak korban Agus menemui K untuk memberi pelajaran. Kepada Agus, Dedi mengatakan bahwa sudah menghubungi K untuk janjian bertemu di Desa Haduyang, Kecamatan Natar.

“Sampai di lokasi yang dijanjikan, yaitu dekat pabrik roti Haduyang, mereka berdua yang mengenakan sepeda motor masing-masing berhenti. Saat itu, korban Agus buang air kecil. Dari belakang, tersangka Dedi memukul Agus secara membabi buta hingga korban tersungkur. Tersangka Dedi langsung menghajar korban menggunakan shock breaker sepeda hingga bersimbah darah dan akhirnya tewas di tempat,” katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini kedua tersangka mendekam di sel Mapolres Lampung Selatan. Keduanya dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sebelumnya, Agus (42), warga Dusun Sukarame, Desa Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, ditemukan tewas bersimbah darah, Selasa (18/2/2020). Jenazah korban tertelungkup tidak jauh dari pabrik roti tempat istrinya bekerja.

Penemuan korban yang tewas mengenaskan dengan luka di bagian kepala menggegerkan warga setempat. Korban masih mengenakan pakaian lengkap. Warga selanjutnya melaporkan penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan itu ke kepolisin setempat.


Editor : Kastolani Marzuki