Implementasi CX100 Danantara, Teras Kapal BRI Layani Masyarakat hingga Wilayah Kepulauan
"Sejak diluncurkan pada 2015, BRI menjadi pelopor layanan perbankan yang menjangkau masyarakat kepulauan melalui moda transportasi laut. Layanan ini menghadirkan kemudahan akses transaksi dan konsultasi keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan," ujarnya.
Berbagai layanan perbankan pun tersedia melalui Teras Kapal BRI, mulai dari pembukaan rekening simpanan, layanan pinjaman, transaksi pembayaran, hingga penyediaan tambahan kas bagi BRILink Agen sebagai perpanjangan layanan BRI di masyarakat.
Selain itu, Teras Kapal BRI juga dilengkapi dengan satu unit ATM yang dapat digunakan Nasabah untuk melakukan transaksi tarik tunai dan transaksi lainnya. Layanan ini didukung teknologi informasi yang andal serta sumber daya manusia yang kompeten, termasuk petugas teller, customer service, dan petugas kredit mikro yang siap melayani kebutuhan perbankan masyarakat secara langsung.
Berada dalam cakupan wilayah kerja Branch Office Ternate, Teras Kapal Bahtera Seva II turut didukung oleh jaringan layanan yang terdiri atas 1 Branch Office, 3 Kantor Cabang Pembantu, 8 BRI Unit, 1 Kantor Kas. Akses layanan juga diperkuat melalui kanal digital dan jaringan e-channel yang mencakup 35 ATM/CRM, 705 BRILink Agen aktif, 249 EDC, serta 11.016 merchant QRIS.
Sebagai bagian dari komitmen melayani negeri, Teras Kapal Bahtera Seva II telah menjangkau wilayah kepulauan yang tersebar di Kabupaten Halmahera Selatan melalui delapan rute perjalanan, melayani lima pulau dan delapan titik pelabuhan dalam satu siklus pelayanan selama lima hari. Rute tersebut meliputi Kupal, Bajo, Lele, Madopolo, Gane Dalam, Pasipalele, Saketa, hingga Kayoa.
Kehadiran layanan ini menjadi kian relevan mengingat Halmahera Selatan merupakan salah satu kabupaten kepulauan terbesar di Maluku Utara. Terlebih, daerah ini memiliki kebutuhan akses keuangan yang tinggi sekaligus potensi ekonomi besar dengan lebih dari 16 ribu UMKM dan sekitar 139 ribu tenaga kerja di sektor perikanan, perdagangan, dan usaha mikro.
Editor: Rizqa Leony Putri