Hutan di Taman Nasional Komodo Terbakar, Operasional Ditutup Sementara

Antara, Yoseph Mario Antognoni ยท Sabtu, 04 Agustus 2018 - 09:59 WIB
Hutan di Taman Nasional Komodo Terbakar, Operasional Ditutup Sementara
Kebakaran lahan hutan di Pulau Gili Lawa, kawasan Taman Nasional Komodo Rabu (1/8/2018). (Foto: iNews/Mario Antognoni)

LABUAN BAJO, iNews.idKebakaran hutan terjadi di Pulau Gili Lawa, Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ( NTT) atau tepatnya di kawasan Balai Taman Nasional Komodo, Rabu (1/8/2018). Akibat peristiwa itu operasional objek wisata ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kasus kebakaran hutan tersebut saat ini ditangani Polres Manggarai Barat. Mereka telah memeriksa 11 orang. Terdiri atas delapan pelaku wisata, yakni pemandu wisata (guide), kru kapal dan wisatawan. Sementara tiga lainnya dari Balai Taman Nasional Komodo.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan, masih belum dapat memastikan sumber api. Karena itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Komodo untuk menutup sementara aktivitas wisata di Pulau Gili Lawa untuk kepentingan penyelidikan.

"Untuk sementara dugaan keterlibatan orang yang menyebabkan terjadi kebakaran hutan ini masih kami dalami," kata Julisa, Sabtu (4/8/2018).

Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan mengatakan masih akan meninjau kondisi lapangan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem di lokasi kebakaran. “Kebakaran hutan didominasi padang savana di bukit Pulau Gili Lawa, Kawasan Taman Nasional Komodo,” ujarnya.

Akibat kondisi angin kencang, topografi yang curam, serta vegetasi savana yang kering, menyebabkan api mudah menjalar dan baru bisa dipadamkan para petugas pada pukul 03.10 WITA dini hari, keesokan harinya.

Sementara itu, berdasarkan kesaksian dua warga negara asing (WNA) asal Prancis Thomas Dos Anjos Asal Prancis dan Julian Petrix, serta operator speedboat di salah satu perusahaan dive Labuan Bajo bernama Arman. Saat kebakaran terjadi, grup mereka baru saja akan meninggalkan lokasi wisata.

Arman mengatakan, para tamu asing yang ikut dalam rombongannya saat itu melihat api dari arah atas bukit Pulau Gili Lawa. Di sana masih ada beberapa pengunjung lain yang sedang melakukan acara. “Ada pengunjung domestik yang melakukan selebrasi. Kami posisinya sudah di bawah,” kata Arman.

Diduga, pengunjung wisatawan domestik yang sedang melakukan selebrasi foto prewedding itu menggunakan api dalam yang menyebabkan terjadinya kebakaran di Pulau Gili Lawa.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Jelamu mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung untuk selalu berhati-hati dan menjaga kawasan wisata di Taman Nasional Komodo. “Hindari tindakan yang merusak. Kami juga akan terapkan larangan merokok di lokasi wisata, khususnya saat kemarau dan musim berangi ini,” kata Marimus.


Editor : Donald Karouw