Gempa Sulut Magnitudo 7,1, Warga Ngungsi ke Tempat Tinggi Hindari Tsunami

Antara ยท Jumat, 15 November 2019 - 00:39 WIB
Gempa Sulut Magnitudo 7,1, Warga Ngungsi ke Tempat Tinggi Hindari Tsunami
Warga korban gempa Maluku berada di tenda yang dibuat secara mandiri di Negeri Oma, Pulau Haruku, Maluku, Selasa (1/10/2019). Hingga kini, warga bertahan di pengungsian karena gempa susulan masih terus mengguncang Maluku. (Foto: Antara)

MANADO, iNews.id - Warga pesisir pantai di Sulawesi Utara mengungsi ke tempat-tempat yang lebih tinggi mengantisipasi tsunami akibat gempa bumi dengan Magnitudo7,4 yang direvisi oleh BMKG menjadi 7,1, Kamis (14/11/2019) malam tadi.

"Saat ini memang ada peringatan dini tsunami, warga pesisir sementara mengungsi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rudy Wongkar, Jumat (15/11/2019) dini hari.

Dia mengatakan, warga pesisir yang mengungsi ke tempat tinggi yaitu berasal dari Kecamatan Madidir, Aertembaga dan Maesa.

"Saat ini kami masih menenangkan warga sambil mengarahkan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi," katanya.

Kondisi ketinggian air, kata dia, beberapa saat terjadi gempa masih normal dan belum ada kenaikan muka laut.

"Kami harap warga tetap tenang," harapnya.

Sebelumnya, gempa tektonik Magnitudo 7,4 direvisi Magnitudo7,1 pada kedalaman 10 kilometer mengguncang 134 kilometer barat laut Jailolo, Maluku Utara pukul 23:17:41 WIB, Kamis.

"Ada peringatan dini tsunami, status waspada untuk daerah Kota Bitung, Halmahera dan Ternate," kata Staf Operasional Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Alfa.


Editor : Kastolani Marzuki