Gelar Reka Adegan, Adik Bunuh Kakaknya karena Ingin Lindungi Orang Tua

Normansyah ยท Jumat, 25 Januari 2019 - 13:31 WIB
Gelar Reka Adegan, Adik Bunuh Kakaknya karena Ingin Lindungi Orang Tua
Polisi menggelar rekonstruksi adegan pembunuhan di adik terhadap kakaknya di Kotawaringin Timur. (Foto: iNews/Normansyah).

SAMPIT, iNews.id - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng). Dalam kasus ini, seorang adik tega membacok kakak kandungnya lantaran kesal dengan ulah korban yang kerap berbuat onar dan mabuk-mabukan.

Tersangka Juprianto alias Odot (18), warga Desa Wonosari, Kecamatan Tualan Hulu, membunuh kakaknya sendiri, Sandi alias Antung (20). Dalam reka adegan kepolisian, tersangka membacok korban sebanyak tiga kali menggunakan parang.

Kapolsek Parenggan, AKP Donny Bayuanggoro mengatakan, rekonstruksi ini disaksikan penasihat hukum tersangka serta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Tujuannya untuk memperjelas kronologi pembunuhan ini," kata Donny di rumah korban, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, Jumat (25/1/2019).

Ada 27 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan ini. Peristiwa ini berlangsung ketika korban datang ke rumah, kemudian berbuat onar. Merasa kesal, Odot kemudian mengambil sebilah parang di dalam rumah.

Tersangka lantas membacok korban sebanyak tiga kali di bagian lengan kanan, dada dan leher belakang. Kemudian dia membuang parang yang digunakan membacok sang kakak di semak-semak tidak jauh dari rumahnya.

"Iya, saya merasa salah," ujar tersangka Odot kepada wartawan.

Dia juga mengatakan, dirinya merasa emosi dengan tersangka karena dia sering memarahi orang tua, bahkan mengancam akan membunuh mereka. Selain itu, tersangka juga kerap dianiaya oleh korban.

"Dia suka mabuk dan berbuat onar dari 2016," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal