Geger, Mayat Perempuan di Sumbawa Ditemukan Terpotong-potong di Dalam Kulkas

Acep Suherlan ยท Sabtu, 04 Januari 2020 - 00:30 WIB
Geger, Mayat Perempuan di Sumbawa Ditemukan Terpotong-potong di Dalam Kulkas
Petugas Polres Sumbawa, NTB mengevakuasi potongan tubuh mayat perempuan yang ditemukan di dalam kulkas. (Foto: iNews/Acep Suherlan)

SUMBAWA, iNews.id – Kasus pembunuhan disertai mutilasi menggegerkan warga Kota Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (3/1/2020). Potongan tubuh perempuan yang diketahu bernama Siti Aminah (44) ditemukan warga di dalam kulkas dan cool box.

Saat ditemukan, kondisi potongan tubuh perempuan yang diketahui sebagai pedagang di Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar itu sudah membusuk dengan mengeluarkan bau menyengat.

Diperoleh informasi, potongan tubuh manusia itu ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB, selepas salat Jumat. Saat itu, suami korban, Muslimin alias Lim (46) bermaksud pulang ke rumah. Beberapa meter sebelum sampai pintu rumah, Muslimin mencium bau menyengat.

Para tetangga korban juga merasakan bau menyengat tersebut. Muslimin dibantu sejumlah tetangganya kemudian mendobrak pintu untuk mengetahui keadaan di dalam rumahnya.

BACA JUGA: Kronologi Remaja Bunuh dan Bakar Mayat Pacar di Sumbawa, Diawali Persetubuhan 

Setelah pintu terbuka, mereka mendapati mayat korban, Siti Aminah sudah terpotong-potong di dalam sebuah cool box putih dan sebagian tubuhnya berada di dalam kulkas (lemari pendingin). Melihat kondisi ini suami korban bersama tetangga langsung menghubungi polisi.

Kasatreskrim Polres Sumbawa, Iptu Faisal mengatakan, setelah mendapat laporan warga jajarannya langsung menuju lokasi dan mengolah tempat kejadian.

“Kita dapat laporan ada penemuan mayat dengan kondisi sudah terpotong-potong. Tim langsung meluncur dan melakukan olah TKP, serta mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit,” katanya.

Dia mengaku belum mengetahui motif maupun pelaku pembunuhan sadistis tersebut. Saat ini, tim penyidik masih menyelidiki intensif dan memeriksa sejumlah saksi termasuk suami korban untuk mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki