Geger, Istri Lurah di Singkawang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

Uun Yuniar ยท Senin, 30 Desember 2019 - 09:28 WIB
Geger, Istri Lurah di Singkawang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah
Petugas saat mengevakuasi mayat istri Lurah Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan yang ditemukan tewas bersimbah darah dalam kamar rumahnya, Minggu (29/12/2019) tengah malam. (Foto: iNews/Uun Yuniar)

SINGKAWANG, iNews.idPenemuan mayat perempuan gegerkan warga Jalan Bukti Tiga, Gang Lereng Bukit, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Minggu (29/12/2019) pukul 23.00 WIB.

Informasi yang dirangkum iNews, identitas korban diketahui bernama Agustini yang merupakan istri Lurah Sagatani M Naziri dari Kecamatan Singkawang Selatan. Keluarga saat ini masih syok dengan adanya peristiwa tersebut.

Kronologi kasus penemuan mayat ini bermula dari laporan suami korban ke Polres Singkawang. Polisi yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA: Ditolak Balikan, Pria di Tegal Tusuk Mantan Pacar dengan Pisau

Seusai proses identifikasi dan olah TKP, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk kepentingan visum. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui persis kejadian untuk mengungkapnya.

Informasi di lapangan, jenazah korban pertama kali ditemukan anaknya yang baru pulang bersama ayahnya (suami korban) pukul 23.00 WIB. Mereka terkejut mendapati ceceran darah di dalam kamar dan melihat korban sudah tak bernyawa. Warga sekitar yang mendengar kejadian itu langsung berdatangan ke rumah korban. Dan benar, ternyata istri sang lurah telah tewas bersimbah darah.

Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Tri Prasetyo mengaku belum dapat menyimpulkan kasus penemuan mayat tersebut. Hasil pemeriksaan, terdapat luka pada bagian leher korban diduga akibat benda tajam.

“Kami menemukan jenazah korban berdasarkan laporan keluarga. Kami masih akan bawa jenazah untuk visum dan meminta keterangan saksi. Kasusnya masih diselidiki,” ujar Prasetyo, Senin (30/12/2019).


Editor : Donald Karouw