Geger Buaya 3 Meter di Kolaka Minta Dibelai dan Pakai Sarung, Diyakini Hewan Jelmaan

Asdar Lantoro · Selasa, 16 Februari 2021 - 21:40:00 WIB
Geger Buaya 3 Meter di Kolaka Minta Dibelai dan Pakai Sarung, Diyakini Hewan Jelmaan
Warga Kolaka mengelus buaya berukuran 3 meter yang tiba-tiba muncul di bibir pantai, Selasa (16/2/2021). (Foto: iNews/Asdar Lantoro)

KOLAKA, iNews.id – Seekor buaya berukuran 3 meter tiba-tiba muncul di bibir Pantai Desa Lamunre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, Selasa (16/02/2021) siang. Kemunculan buaya berwarna keemasan itu sontak menggegerkan warga.

Hebohnya lagi, buaya itu ternyata jinak. Bahkan, buaya tersebut seolah minta dibelai hingga membuat warga pun berebutan memegang dan mengelus buaya itu.

Tak hanya dibelai, warga juga memakaikan dua kain sarung ke tubuh buaya dan memberinya makan telur ayam.

Keganjilan buaya itu membuat warga yakin jika hewan berdarah dingin itu merupakan anggota keluarga mereka yang menjelma menjadi buaya, sehingga tak heran jika buaya tersebut menjadi jinak tanpa melukai siapa pun yang memegangnya.

Kanit Reskrim Polsek Watubangga, Bripka Asdin, buaya tersebut berasal dari Sungai Wolulu dan beberapa akhir ini kerap dijumpai oleh warga yang ada di Kecamatan Tanggetada dan Watubangga. 

Warga Kolaka mengelus buaya berukuran 3 meter yang tiba-tiba muncul di bibir pantai, Selasa (16/2/2021). (Foto: iNews/Asdar Lantoro)
Warga Kolaka mengelus buaya berukuran 3 meter yang tiba-tiba muncul di bibir pantai, Selasa (16/2/2021). (Foto: iNews/Asdar Lantoro)

Polsek Watubangga juga telah berkoordinasi dengan BKSDA yang ada di Kolaka  agar segera mengambil tindakan terkait keberadaan reptil tersebut.

“Memang benar seekor buaya 3 meter tiba-tiba muncul di bibir pantai dan menghebohkan warga, karena warga menganggap buaya itu beda dengan buaya pada umumnya,” kata Asdin.

Hingga saat ini buaya tersebut masih berada di sekitar rumah salah seorang warga di Desa Lamunre Kecamatan Watubangga Kolaka. Meski demikian, warga diimbau agar tetap waspada  guna mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: