Gara-Gara Saling Lirik di Jalan, Anggota DPRD Pesawaran dan Warga Baku Hantam

Andres Afandi · Jumat, 10 Januari 2020 - 17:39:00 WIB
Gara-Gara Saling Lirik di Jalan, Anggota DPRD Pesawaran dan Warga Baku Hantam
Zikri Idris membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Jumat (10/1/2020). (Foto: iNews/Andres Afandi)

PESAWARAN, iNews.id – Hanya karena saling lirik di jalan, seorang warga Dusun Bawang Induk, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung, baku hantam dengan oknum anggota DPRD Pesawaran dan keluarganya. Setelah kejadian itu, keduanya pun saling lapor ke polisi.

Warga yang terlibat perkelahian bernama Zikri Idris (36). Didampingi keluarga, dia mendatangi Mapolsek Padang Cermin untuk melaporkan kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan anggota DPRD Pesawaran berinisial FF (35) dan keluarga terhadap dirinya, Jumat (10/1/2020).

Di hadapan penyidik, Zikri menjelaskan perkelahian antara dirinya dengan FF dipicu masalah sepele. Keduanya salah paham hanya karena saling lirik saat berpapasan di kawasan Jalan Pasar Desa Bawang, Punduh Pidada, Pesawaran, Kamis pagi kemarin (9/1/2020).

“Kejadian awalnya, saya berangkat kerja naik motor. Saya berpapasan dengan dia (FF) di tengah jalan, naik motor juga. Trus dia bilang, apa kamu lihat-lihat. Apa maksud kamu dengan omongan itu, saya bilang. Trus saya dekati dia, dia bilang kalau mau berantem jangan di sini, di luar. Saya bilang terserah kamu,” katanya.

 

BACA JUGA: Viral, Polisi Baku Hantam dengan Sopir Ambulans di Tebingtinggi Gara-Gara Suara Sirene 

 

Setelah cekcok mulut, Zikri mengaku ditampar FF di bagian pipi. Dia pun membalas dengan menendang perut FF. Saat itu, tiba-tiba muncul ayah FF AM (60), yang langsung membantu putranya berkelahi dengan Zikri.

“Kami berkelahi. Bapaknya datang memeluk saya dari belakang, saya dipukuli habis-habisan sampai terjatuh ke parit, posisi bapaknya di atas perut saya. Trus dia (FF) menganiaya saya,” katanya.

Karena harus berhadapan dengan dua orang, Zikri mengaku terpojok dan tidak bisa memberikan perlawanan. Dia mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala. Perkelahian itu akhirnya berakhir dan Zikri melanjutkan perjalanan.

“Saat itu belum ada orang karena hujan rintik-rintik, jadi tidak ada yang melerai,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Duel Ala Gladiator di Bekasi, Tangan Pelajar SMK Ini Putus Tertebas Celurit 

 

Setelah kejadian itu, Zikri melewati rumah FF. Saat itu, FF tiba-tiba datang membawa golok dari depan rumahnya. “Dia mengancam membunuh saya. dia sempat mengejar, tapi ditahan sama istrinya. Saya pun lari pulang ke rumah,” katanya.

Zikri menegaskan, kejadian itu hanya karena salah paham. Sebab, dia selama ini tidak punya persoalan dengan FF. “Kami tidak ada masalah apa pun, ini hanya karena salah paham, setelah saling lihat di jalan," ujarnya.

Sementara dari informasi di Mapolsek Padang Cermin, kasus perkelahian ini terlebih dahulu telah dilaporkan oleh oknum anggota DPRD, FF, pada Kamis malam.

Kapolsek Padang Cermin AKP Syamsu Rizal membenarkan persitiwa perkelahian yang melibatkan oknum anggota DPRD Pesawaran FF dengan warga. Pihaknya telah menerima dua laporan dari kedua pihak untuk ditindaklanjuti sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami sudah terima laporan dari keduanya. Kami akan mengumpulkan keterangan. Sesuai dengan SOP, akan kami lakukan penyelidikan dan gelar perkara,” kata Syamsu Rizal.

Kasus penganiayaan dan pengeroyokan ini kini ditangani aparat Sat Reskrim Polsek Padang Cermin dan Polres Pesawaran. Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk menindaklanjuti berkas laporan pidana kedua belah pihak.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: