get app
inews
Aa Text
Read Next : Karhutla di Kalteng, BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan Terbakar sejak Awal Tahun

Evakuasi Wanita Berbobot 350 Kg, Tim RSUD Harus Bongkar Pintu Rumah

Kamis, 10 Januari 2019 - 17:48:00 WIB
Evakuasi Wanita Berbobot 350 Kg, Tim RSUD Harus Bongkar Pintu Rumah
Seorang warga masuk ke rumah Titi Wati, wanita berbobot 350 kg di Jalan Giobos, Gang Bima, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Titi rencananya dievakuasi ke rumah sakit Jumat (10/1/2019) pagi. (Foto: iNews.id/Ade

PALANGKARAYA, iNews.id – Upaya pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah mengevakuasi Titi Wati (37) perempuan berbobot 350 kg menemui kendala.

Selain besar dan beratnya tubuh Titi Wati, rumah kontrakan yang didiami ibu satu anak dan cucu itu tergolong kecil. Satu-satunya cara mengevakuasi Titi yakni dengan menjebol pintu atau jendela rumahnya.

Humas RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, dokter Theodorus Atmadja mengatakan, untuk dapat mengevakuasi Titi dari rumahnya tim khusus nantinya terpaksa akan membongkar pintu rumah.

“Besok kita mengevakuasi dari rumah tersebut karena kita ketahui, kondisi rumah tersebut tidak memungkinkan si ibu itu keluar dari rumah. Sehingga terpaksa kita lakukan pembongkaran sedikit,” kata Theodorus, Kamis (10/1/2019). 

Selain harus menjebol bagian pintu rumah, kata dia, pihak rumah sakit juga harus menyiapkan kendaraan khusus untuk mengevakuasi wanita berbobot 350 kg tersebut. Titi rencananya dievakuasi ke rumah sakit pada Jumat (11/1/2019) pagi untuk menjalani tindakan medis agar berat tubuhnya bisa kembali normal.

Saat ditemui di kediamannya di Jalan Giobos, Gang Bima, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Titi Wati hanya bisa terbaring. Dibantu sang putri Herlina yang setiap hari menamaninya, Titi Wati menjalani terapi sederhana dengan cara menggerak-gerakkan tangannya secara perlahan.

Dengan bobotnya yang sekarang, Titi Wati mengaku sangat sulit untuk beraktivitas. Pernapasannya juga mulai sesak karena harus tengkurap secara terus-menerus di tempat tidur. ”Iya semakin hari semakin berat, bergerak miring agak susah. Kalau bernapas juga agak sesak,” kata Titi Wati.

Diketahui, Titi Wati mengalami obesitas sejak 2013 lalu akibat sering makan gorengan dan minum es. Sejak itu, berat badannya terus meningkat drastis hingga bobotnya mencapai 350 kg.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut