Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Minta Masyarakat Tetap Tenang

Antara ยท Kamis, 12 Juli 2018 - 16:54:00 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Minta Masyarakat Tetap Tenang
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Ist).

PANDEGLANG, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan agar masyarakat Banten tetap tenang menyusul terjadinya letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. BNPB juga meminta masyarakat mematuhi rekomendasi untuk tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari puncak kawah gunung tersebut.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, BPBD Provinsi Lampung, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

"Masyarakat diimbau tetap tenang. Di luar itu aman. Justru dapat menikmati fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau dari tempat yang aman," kata Sutopo, Kamis (12/7/2018).

Warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Yoyoh Himatusolihah dihubungi secara terpisah mengatakan mendengar suara dentuman dari Gunung Anak Krakatau pada Rabu (11/7/2018) tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB.

"Sekitar pukul 24.00 WIB, kami warga yang tinggal di kawasan pantai di Kecamatan Labuan mendengar dentuman dari arah Gunung Anak Krakatau. Saya dan para tetangga bahkan keluar dari rumah," katanya.

Yoyoh bersama beberapa warga lain, langsung menuju ke pantai untuk melihat aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan terlihat adanya cahaya api dari puncak gunung tersebut. "Ada api yang disertai asap yang membumbung tinggi ke udara. Kami menikmati pemandangan itu," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tidak merasa khawatir dengan adanya aktivitas gunung tesebut. Bahkan ketika ada aktivitas menjadi tontonan warga. "Setiap kali ada dentuman dari arah Gunung Anak Krakatau kami selalu ke pantai untuk menyaksikan langsung," ujarnya.

PVMBG melaporkan Gunung Anak Kraktau yang berada di Selat Sunda, mengalami letusan sebanyak 56 kali selama 24 jam sejak, Rabu (11/7/2018) pukul 00.00 WIB.Tinggi kolom debu dari letusan Gunung Anak Krakatau berkisar 200-1.000 meter di atas puncak kawah.

Editor : Muhammad Saiful Hadi

Bagikan Artikel: