Dituduh Cabuli Anak Kandungnya, Seorang Ayah di Sumba Timur Bunuh Diri

Dionisius Umbu Ana Lodu · Kamis, 12 April 2018 - 07:56:00 WIB
Dituduh Cabuli Anak Kandungnya, Seorang Ayah di Sumba Timur Bunuh Diri
Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Gama Anindyaguna. (Foto: iNews/Dion Umbu Ana Lodu)

SUMBA TIMUR, iNews.id - Stefanus Ndena Nggaba (50) mengakhiri hidupnya dengan seutas tali. Pria yang dikenal penyendiri asal Desa Pambotanjara, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timut (NTT), ditemukan tewas tergantung di atas pohon dalam kebun milik warga setempat.

Informasi yang dihimpun iNews, awalnya seorang warga melihat Stefanus dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tergantung di atas pohon. Saksi mata itu kemudian menginformasikan temuan itu ke warga lain dan meneruskannya kepada pihak berwajib.

Tak berapa lama, pihak berwajib bersama warga setempat mengevakuasi mayat Stefanus yang diduga melakukan bunuh diri tersebut. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi tubuh jenazah.

"Hasil identifikasi, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, kasus ini murni bunuh diri," kata Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Gama Anindyaguna, Rabu, 11 April 2018.

Informasi yang beredar di lapangan, korban mengalami depresi dalam beberapa terakhir sebelum ditemukan bunuh diri. Korban dituduh warga atas dugaan mencabuli seorang anak di bawah umur, yang tak lain anak kandungnya sendiri. Warga bahkan mengancam akan melaporkan perbuatan korban kepada pihak berwajib. Sejak tuduhan tersebut, korban yang dikenal seorang penyendiri itu tampak tertekan dan stres. Hingga akhirnya ditemukan mengakhiri hidup dengan seutas tali di atas sebuah pohon.

"Soal itu (dugaan pencabulan) kami masih dalam pendalaman. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi
dari warga terhadap korban untuk kasus yang dituduhkan kepadanya," ujar Iptu Gama.

Proses evakuasi itu mayat Stefanus sempat beredar melalui video singkat. Dalam tayangan gambar berdurasi beberapa menit itu, terlihat Stefanus mengenakan pakaian berwarna kuning dengan memanggul tas kecil.

Pihak penyidik Polres Sumba Timur, sebenarnya berniat untuk melakukan autopsi, namun demikian pihak keluarga menolak hal tersebut. Keluarga menganggap peristiwa itu sebagai takdirnya dan menerima atas kepergian Stefanus.

Editor : Donald Karouw

Follow Berita iNewsRegional di Google News

Bagikan Artikel: