Ditikam Begal, Sopir Taksi Online Jadi Korban Perampokan di Tomohon

Cahya Sumirat ยท Senin, 26 November 2018 - 23:34 WIB
Ditikam Begal, Sopir Taksi Online Jadi Korban Perampokan di Tomohon
Sopir taksi online Fuler Denis Morasa yang jadi korban begal saat mendapat perawatan medis di RS Bethesda Tomohon, Sulut. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, iNews.id – Kasus perampokan kembali dialami seorang sopir taksi online. Kali ini kejadiannya di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (26/11/2018). Tak hanya harus kehilangan mobilnya, korban juga mengalami luka tikaman di punggung serta kaki kirinya.

Informasi yang dirangkum, identitas sopir taksi online yang menjadi korban perampokan dan penganiayaan yakni Denis Morasa (29), warga Kombi, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut). Kejadian itu berawal saat korban mendapat orderan penumpang dari SPBU Ranowangko, Tondano, dengan tujuan ke Pasar Beriman, Tomohon, sekitar pukul 01.30 wita.

Sesampainya di Pasar Beriman, kedua pelaku tak turun malah meminta diantar mengambil uang ke rumah teman mereka yang tak jauh dari lokasi pasar. Saat memasuki kompleks Limondok, Talete I, Tomohon Tengah, Fuler mulai curiga dengan gerak-gerik keduanya.


Dia kemudian menghentikan mobil lalu turun. Kedua pelaku juga ikut turun dan langsung menikam punggung serta kaki kiri korban menggunakan senjata tajam. Akibatnya korban jatuh tersungkur dan bersimbah darah. Kedua pelaku selanjutnya membawa kabur mobil korban bernopol DB 1725 KC.

Sesaat kemudian, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit (RS) Bethesda Tomohon. Polisi yang mendapat informasi langsung meluncur ke TKP dan tempat korban dirawat untuk meminta keterangan korban serta sejumlah saksi.

Kasus itu kini sedang dalam penanganan Polres Tomohon melalui tim khusus (timsus) Totosik. "Kami masih menyelidiki identitas pemesan dan mengembangkan lewat keterangan korban dan sejumlah saksi," ujar Kepala Tim URC Totosik Polres Tomohon Bripka Yanny Watung.


Editor : Donald Karouw