Diskotek dan Bar  di Tanjungpinang Wajib Tutup Selama Ramadan

Antara · Sabtu, 02 April 2022 - 14:10:00 WIB
Diskotek dan Bar  di Tanjungpinang Wajib Tutup Selama Ramadan
Ilustrasi diskotek. (Foto: istimewa)

TANJUNGPINANG, iNews.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provisi Kepulauan Riau (Kepri) mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 331.1/262/6.2.03/2022 tentang Pengaturan Jam Operasional Tempat Hiburan dan Rumah Makan pada bulan Ramadan 1443 Hijriah/2022 Masehi. Sejumlah tempat hiburan wajib tutup selama bulan Ramadan ini

"Diskotek, kelab malam, pub, bar, karaoke, dan panti pijat ditutup selama Ramadan. Kecuali fasilitas hotel dapat beroperasi mulai pukul 21.00 hingga 24.00 WIB," kata Wali Kota Tanjungpinang Rahma dalam  pernyataan diTanjungpinang, Sabtu (2/4/2022)

Ada beberapa ketentuan yang tertuang dalam SE yang ditandatangani Wali Kota Tanjungpinang Rahma pada 31 Maret 2022 tersebut.

Dalam SE itu disebutkan bahwa pemilik usaha tempat hiburan seperti karaoke, biliar, warung internet, spa, pijat refleksi, panti pijat, dan bioskop ditutup selama lima hari yakni dua hari pada awal Ramadan, satu malam di pertengahan Ramadan (Nuzul Quran), dan dua hari pada akhir Ramadan.

Penetapan jam operasional selama Ramadan untuk tempat hiburan seperti warung internet, spa, pijat refleksi, dan bioskop kecuali pijat tuna netra, mulai beroperasi pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.

Sementara, untuk jenis usaha rumah makan seperti restoran, pujasera, kafe, dan kedai kopi yang dilengkapi dengan fasilitas hiburan TV, karaoke, dan orgen tunggal agar tidak mengaktifkan alat musiknya mulai pukul 19.00 WIB.

"Pemilik jenis usaha warung, restoran, kafe diminta tidak menjual minuman keras/beralkohol, minuman tradisional sejenis tuak selama Ramadan," katanya.

Dalam SE itu, wali kota juga mengimbau pemilik usaha agar menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer yang memenuhi standar kesehatan. Pengunjung juga diimbau agar menjaga jarak dan wajib menggunakan masker.

Mengenai pelaksanaan bazar Ramadan, akan dikoordinasikan oleh masing-masing satgas yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tersebut.

Bagi pelaku usaha yang melanggar surat edaran itu,  akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Secara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang Ahmad Yani mengatakan pihaknya bersama tim gabungan TNI dan Polri akan melakukan pengawasan terhadap ketentuan aktivitas yang sudah diatur dalam surat edaran wali kota Tanjungpinang selama Ramadan.

Apabila ada pelanggaran, maka ada penindakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2018 dan Peraturan Wali Kota (Perwako) 10/2019.

"Mulai malam ini, Satpol PP bersama tim gabungan TNI Polri akan turun melakukan pengawasan," katanya.

Editor : Dita Angga Rusiana

Bagikan Artikel: